Pimpinan KPK Diteror, Begini Pesan Novel Baswedan!
BANDARpost Teror yang menimpa dua pimpinan KPK yaitu Laode M Syarif dan Agus Rahardjo menggegerkan publik. Pada Rabu (9/1/2019), rumah Laode di Kalibata dilempar dua bom molotov oleh orang tak dikenal. Satu pecah dan mengakibatkan jelaga di dinding, satu lagi masih utuh.

Sementara itu di kediamannya di Bekasi, Agus Rahardjo juga mengalami nasib yang hampir serupa. Satu plastik barang diduga bom diletakkan di pagar rumahnya. Meskipun setelah diperiksa oleh tim Labfor Polri benda tersebut hanyalah fake bomb, namun kejadian ini tentu dikhawatirkan akan mengganggu kinerja KPK secara lembaga.
Menyinggung apa yang baru saja menimpa dua petingginya, Novel Baswedan selaku penyidik KPK yang pernah juga mendapatkan teror yang telah merenggut salah satu matanya pun menaruh harapan kepada presiden Jokowi. Dia berharap presiden mampu mengungkap teror-teror yang baru saja terjadi.
"Kita doakan semoga presiden kita punya keberanian untuk mengungkap semua teror tersebut, yang dengan diungkapnya teror-teror itu maka semoga tidak terjadi lagi."
"Yang perlu diketahui bahwa ada beberapa pegawai KPK yang juga diteror tetapi sampai sekarang tidak diungkap, juga tidak pernah dilaporkan untuk diproses. Dengan adanya serangan tersebut semakin jelas bahwa serangan-serangan seperti itu pada dasarnya adalah serangan terhadap KPK," begitu ujar Novel seperti dikutip dari detik.com (9/1/2019).

Kita sadari betul kejadian hari ini adalah ancaman. Apapun motifnya entah itu berkaitan dengan kasus korupsi yang sedang ditangani atau malah terkait hal lain, jelas presiden harus menaruh perhatian penuh terhadap masalah ini.
Apalagi musim pemilu ini adalah hari-hari yang panas. Situasi ini bisa saja dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menjatuhkan kredibilitas pemerintah. Belum lagi dalam debat capres perdana pada tanggal 17 nanti, tema yang diusung adalah terkait hukum, HAM, serta penegakan korupsi. Jelas masalah ini tak bisa dikesampingkan karena bisa ditunggangi isu-isu yang tidak-tidak.

Hanya saja serangan yang menimpa petinggi KPK ini bukanlah kasus "ecek-ecek" dimana tentu tak mungkin otak pelaku atau dalangnya dengan bodohnya melakukan serangan yang gampang untuk diselidiki. Namun tetap harapannya Polri diberikan petunjuk terang siapa yang harus bertanggung jawab. Semoga kasus ini tidak serumit kasus Novel Baswedan.
Sumber:
news.detik.com/berita/d-4377577/novel-baswedan-doakan-presiden-berani-ungkap-semua-teror-ke-kpk

Tidak ada komentar:
Posting Komentar