BANDAR post: MOZAIK

Hot

Tampilkan postingan dengan label MOZAIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOZAIK. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Januari 2019

Gak Nyangka, Masjid Di London Ini Boleh Adzan Pakai Pengeras Suara

04 Januari 0

Gak Nyangka, Masjid Di London Ini Boleh Adzan Pakai Pengeras Suara


Referensi pihak ketiga
BANDARpost  Sebagaimana diketahui bahwa, adzan merupakan panggilan shalat bagi ummat Islam. Karena itu di seluruh dunia, khususnya di negara-negara muslim, adzan di masjid-masjid memakai pengeras suara.
Namun di negara sekuler atau negara dimana ummat Islam menjadi minoritas, biasanya penggunaan pengeras suara diarang dengan asumsi mengganggu masyarakat umum.
Masalah ini bahkan sempat mejadi polemik di Indonesia ketika seorang non muslim yang mealkukan protes karena suara adzan dianggap terlalu keras akhirnya harus dipenjara engan tuduhan penodaan agama.
Referensi pihak ketiga
Sebagai salah satu negara Eropa dengan jumlah penduduk muslim yang cukup banyak, di Inggris juga terdpat banyak masjid. Salah satunya yang terletak di bagian timur ibukota Inggris yaitu London.
Masjid ini dkenal dengan nama 'East London Mosque'. Sebagaimana kebanyakan masjid di Inggris, jemaah masjid ini didominasi oleh warga inggris keturunan Pakistan dan India.
Konon masjid ini sudah dirintis sejak awal abad XX, dimana masih merupakan rumah biasa untuk tempat shalat.
Dengan makin banyaknya imigran dari anak benua India, akhirnya pada 1941 diresmikan Masjid di Bagian Timur London ini. Bentuknya sendiri masih sederhana dan belum seerti sekarang.
Referensi pihak ketiga
Akhirnya pada tahun 1975 dimulailah penggalangan dana dan kemudian pembangunan masjid baru yang kemudian selesai pada tahun 1985. Sumbangan paling besar berasal dari Raja Fahd dari Saudia.
Pada 1985 East London Mosque yang megah ini diresmikan dan bisa menampung sekitar 2000 jamaah di dalam masjid. Pada tahun 1990 masjid kemudian dierluas hingga bisa menampung 7000 jemaah.
Yang unik adalah sejak 1986, masjid di London Timur ini mendapat ijin untuk melantunkan adzan memakai pengeras suara. Suatu hal yang tidak lazim di Eropa, Amerika dan negara-negara non muslim.
Walau warga non musli di sekitar sempat protes, namun pemerintah dan para pemuka agama non muslim di sekitar tempat tersebut tetap mendukung adzan dengan pengeras suara ini.
Bahkan masjid ii juga sering dikunjungi para tamu kehormatan seperti Pangeran Charles.


Sumber: www.republika.co.id
Artikel ini tidak mewakili pandangan UC

Read More

Selasa, 09 Oktober 2018

Ada 423 Masjid Baru, London Kian Islami

09 Oktober 0

Ada 423 Masjid Baru, London Kian Islami

Daily Mail
BANDARpost, MUNCULNYA ratusan pengadilan syariah resmi, mempertegas wajah Inggris yang semakin Islami. Pengadilan itu beroperasi di ibu kota beriringan dengan keberadaan banyak masjid baru.

“London lebih Islami dari banyak negara Muslim digabung,” kata mubaligh Maulana Syed Raza Rizvi dilansir di Saudi Gazette, Ahad (7/10/2018).

Sebelumnya, Wali Kota London Sadiq Khan menilai kondisi London yang damai dengan keberagaman membuat teroris kurang senang.
“Teroris tidak tahan dengan multikulturalisme London,” ujar Khan setelah serangan teror mematikan di Westminster tahun lalu.


Saat ini, ada 423 masjid baru di London. Sebagian besar masjid tersebut penuh sesak pada waktu shalat, berbanding terbalik dengan gereja yang jarang kedatangan pengunjung.

Beberapa waktu lalu, The Daily Mail mempublikasikan foto-foto gereja dan masjid yang berjarak beberapa meter di jantung kota London. Di Gereja San Giorgio yang mampu menampung 1.230 jemaat, hanya berisi 12 orang untuk merayakan Misa. Sementara di Gereja Santa Maria, hanya berisi 20 orang.
Di Masjid Brune Street Estate yang berada tak jauh dari lokasi memperlihatkan pemandangan berbeda. Ruangan yang hanya mampu menampung 100 orang, nyatanya penuh sesak oleh jamaah.

Pada 2020, perkiraan jumlah umat Islam yang melaksanakan shalat di masjid mencapai 683 ribu. Sementara jumlah umat Kristiani yang menghadiri Misa mingguan turun menjadi 679 ribu. Namun, tidak dipaparkan data perbandingan dari tahun ke tahun untuk jumlah pengunjung masjid maupun gereja.

Sejak 2001, sebanyak 500 gereja di London dari semua denominasi telah diubah menjadi rumah pribadi. Selama periode yang sama, masjid-masjid di Inggris semakin berkembang.

Sejak 2012 hingga 2014, proporsi orang Inggris yang mengidentifikasi diri mereka sebagai Anglikan turun dari 21 persen menjadi 17 persen atau ada penurunan 1,7 juta orang. Sementara, menurut survei yang dilakukan Institut Riset Sosial NatCen, jumlah Muslim tumbuh hampir satu juta orang.

Sementara jemaat gereja turun daripada jumlah generasi sebelumnya. Jumlah jemaat gereja akan tiga kali lebih rendah daripada Muslim yang pergi secara teratur ke masjid setiap Jumat.

London juga penuh dengan pengadilan syariah. Secara resmi ada 100 pengadilan. Kemunculan sistem peradilan paralel ini diduga karena Undang-undang Arbitrase Inggris dan sistem Resolusi Sengketa Alternatif. Universitas-universitas Inggris juga memajukan hukum Islam.

Sumber : Galamedianews
Read More

Senin, 30 Juli 2018

10 Pantai paling populer di Instagram tahun

30 Juli 0

10 Pantai paling populer di Instagram tahun 2018

Merdeka

Whitehaven Beach. ©Paul Pichugin

BANDARpostPantai selalu menjadi salah satu objek wisata paling digemari, baik itu di negara tropis seperti Indonesia atau negara-negara beriklim dingin seperti Eropa. Pasalnya pantai memang memiliki pemandangan yang indah. Suara deburan ombaknya pun bagi banyak orang bisa membangkitkan perasaan damai.

Pantai apa saja yang paling populer dikunjungi saat ini? Instagram memiliki data terbarunya. Melalui frekuensi penggunaan tagar dari unggahan para user, mereka mengumpulkan nama-nama pantai yang paling populer di jejaring sosial tersebut.

Whitehaven Beach yang ada di Australia menempati posisi pertama. Tagar #whitehavenbeach digunakan oleh user Instagram sebanyak 129.585 kali. Disusul dengan #lanikaibeach, sebuah pantai tropis di Hawaii. Tagar digunakan sebanyak 117.525 kali.

Lalu bagaimana dengan pantai di Indonesia? Rupanya negara kita diwakili oleh Dreamland dengan tagar #dreamlandbeach digunakan sebanyak 57.432 kali.

Lanikai Beach.

2. Lanikai Beach - Hawaii

Merdeka.com - Posisi kedua ditempati oleh #lanikaibeach, sebuah pantai tropis di Hawaii. Tagar digunakan sebanyak 117.525 kali.

Sesuai namanya yang berarti 'laut seindah surga', Lanikai merupakan tempat terbaik untuk menyaksikan deretan pohon palem yang melambai di tepi pantai. Pantai sepanjang 0,5 mil ini kerap masuk dalam daftar pantai terbaik di dunia.

Lanikai juga populer di kalangan fotografer. Para pemburu keindahan ini paling sering memotret dua pulau kecil yang berdekatan dengan pesisir Na Mokulua.

Horseshoe Bay.

3. Horseshoe Bay - Bermuda

Merdeka.com - Tagar #horseshoebay dipakai oleh pengguna Instagram sebanyak 90.404 kali. Dan ini menjadikan pantai tersebut berada di posisi ketiga.

Horseshoe Bay mendapatkan namanya berkat bentuk pantai yang melengkung seperti tapal kuda. Teluk berpasir ini dikenal wisatawan karena airnya yang berwarna biru terang dengan pasir bersemu merah jambu yang tampak begitu kontras.

Formasi batuan dramatis yang menghiasi Horseshoe Bay juga menjadi daya tarik tersendiri. Masih ditambah dengan gua-gua tersembunyi dan teluk-teluk kecil yang sangat instagramable.

Pantai Cayo Coco.

4. Pantai Cayo Coco - Kuba

Merdeka.com - Pantai Cayo Coco menempati urutan keempat dengan tagar #cayococo muncul di Instagram sebanyak 84.494 kali. Pantai ini merupakan bagian dari gugusan pulau Jardines del Rey yang berarti 'taman sang raja'.

Fitur alami di daerah ini termasuk laguna dan rawa-rawa yang merupakan rumah bagi burung-burung eksotis. Salah satunya adalah burung ibis putih yang di sana dikenal dengan nama burung coco. Ada juga koloni asli flamingo merah muda yang termasuk populasi terbesarnya di Amerika.

Selain satwanya yang unik, Cayo Coco juga disukai para pelancong karena memiliki sederet resort dengan harga cukup terjangkau.

Pantai Bavaro.

5. Pantai Bavaro - Republik Dominika

Merdeka.com - Dengan tagar #bavarobeach yang digunakan sebanyak 83.183, Pantai Bavaro menduduki peringkat kelima pantai paling populer di Instagram. Bavaro sendiri sebenarnya merupakan area wisata yang berada di Punta Cana, La Altagracia, provinsi paling timur di Republik Dominika.

Kawasan ini paling dikenal karena pantainya yang berpasir putih dan seolah tak berujung. Perairannya yang biru sebening kristal juga tak kalah memesona.

Beberapa titik di garis pantai ini memiliki sertifikat Blue Flag. Ini berarti pantai tersebut memenuhi standar ketat Foundation for Environmental Education (FEE) dalam kualitas air, keselamatan, edukasi dan informasi lingkungan, penyediaan layanan, serta kriteria manajemen lingkungan umum.

Pantai Boulders.

6. Pantai Boulders - Afrika Selatan

Merdeka.com - Tagar #bouldersbeach yang digunakan sebanyak 77.748 kali mengantar Pantai Boulders yang ada di Cape Peninsula, Afrika Selatan ke posisi enam. Pantai ini berada di bawah Table Mountain National Park Marine Protected Area

Keunikan Pantai Boulders terletak pada deretan tebing granit purba yang melindungi teluk dari angin dan ombak besar. Inilah yang menjadikan Boulders tempat ideal untuk berenang.

Walaupun begitu, Pantai Boulders punya lebih banyak pengunjung penguin daripada manusia. Di hari-hari biasa kita bisa menemukan penguin berkeliaran di pantai.

Pantai Bournemouth.

7. Pantai Bournemouth - Inggris

Merdeka.com - Bournemouth adalah sebuah kota pesisir di kawasan pantai selatan Jurassic Coast, Inggris. Kawasan ini termasuk Situs Warisan Dunia (World Heritage Site) dan terkenal atas resort-resort yang cantik. Berkat potensi wisatanya yang dikelola dengan cukup baik Bournemouth pun ramai dikunjungi turis. Sebagai buktinya, tagar #bournemouthbeach digunakan sebanyak 72.503 kali.

Tak tanggung-tanggung, Bou memiliki empat pantai berstatus Blue Flag, yaitu Alum Chine, Durley Chine, Fisherman's Walk, dan Southbourne. Kawasan ini juga memiliki dermaga bernilai sejarah yang menjorok dari daratan, menjadikannya objek foto populer.

Pink Sands Beach.

8. Pink Sands Beach - Bahama

Merdeka.com - Di peringkat kedelapan ada #harbourisland yang dipakai dalam 71.087 foto di Instagram.

Pantai yang berada di Bahama ini memiliki ciri khas berupa pantai dengan gradasi warna biru dan hijau yang cantik berpadu pasir merah jambu. Warna pasir pantai yang unik berasal dari cangkang hewan laut mikroskopis yang disebut foraminifera.

Terumbu karang di Pink Sands Beach merupakan lokasi snorkeling yang populer di antara para penyelam. Selain menyelam, jenis pelesir yang digemari di sini adalah menikmati matahari terbenam sambil menunggang kuda.

Ao Nang Beach.

9. Pantai Ao Nang - Thailand

Merdeka.com - Beberapa tahun belakangan pantai-pantai di Asia Tenggara mulai mencuri perhatian dunia. Salah satunya adalah Ao Nang yang ada di Thailand. Dipotret dan diunggah dengan tagar #aonangbeach sebanyak 60.812 kali.

Pantai ini memiliki ciri khas berupa tanjung kapur dramatis yang mengelilingi pantai. Pada siang hari, sebagian besar pantai cukup sepi. Puncak keramaian baru terjadi pada sore hari saat para pelancong memburu keindahan sunset dengan kamera masing-masing.

Pantai Playa Paraiso.

10. Pantai Playa Paraiso - Meksiko

Merdeka.com - Posisi kesepuluh diduduki oleh #playaparaiso dengan frekuensi penggunaan mencapai 60.381 kali. Pantai yang berlokasi di Riviera Maya, Karibia Meksiko ini disebut sebagai pantai terbaik yang dimiliki Meksiko. TripAdvisor's Travellers Choice meletakkannya di peringkat 21 pantai terbaik dunia.

Playa Paraiso terletak di salah satu deretan pantai terbaik yang dimiliki Tulum. Pantai tropis yang sangat cantik ini memiliki sejumlah resort kelas satu dan beach club yang recommended.

Sumber : UC News

Read More

Kamis, 26 Juli 2018

Sungguh Indah, Masjid Bak Taman Surga Ini Berasa Shalat Dengan Nuansa Alam

26 Juli 0

Sungguh Indah, Masjid Bak Taman Surga Ini Berasa Shalat Dengan Nuansa Alam


http://jogja.tribunnews.com/2017/08/08/sungguh-indah-mungkin-kamu-belum-pernah-melihat-masjid-yang-seindah-ini

BANDARpost, Masjid Hamidiye Camii, masjid ini dibangun sebagai masjid kecil pada 1910-an terletak Kirsehiris, turki "seperti yang dilansir dari kirsehirhaberturk.com (25/07/2018) masjid ini sempat di hancurkan namun dibangun kembali. Di dalam masjid ini terdapat pintu masuk masjid terdapat pohon-pohon gantung, pohon-pohon poplar di antara jendela, air terjun mihrab, langit dan awan di langit-langit masjid, dan karpet berwarna hijau yang menyerupai rumput. Dinding luar kaca berisi pernyataan Arab "Allah" dalam huruf besar."

http://cdn2.tstatic.net/jogja/foto/bank/images/masjid-hamidiye-cami_1_20170808_231534.jpg

Masjid ini terinpirasi dari surat Al Baqarah ayat 22 : "Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui."

https://www.kirsehirhaberturk.com/kirsehirde-siradisi-bir-camii.html

Masjid ini dibangun pertama kali pada tahun 1910 pada saat kekhalifahan islam Emperium Usmaniyah masih pada masa kejayaannya dan berpusat di Instanbul. Dari awal dibangun, masjid ini sudah memiliki nama resmi Masjid Hamidiye.

https://www.kirsehirhaberturk.com/kirsehirde-siradisi-bir-camii.html

Masjid Hamidiye Cami ini memang sangat indah, wajar jika para jeamaah yang datang akan terpesona dengan keindahan desain interior masjid ini. bagaimana menurut kamu? apakah kamu menyukai mesjid ini? berikan pendapat kamu di kolom komentar ya.

Sumber :www.kirsehirhaberturk.com/kirsehirde-siradisi-bir-camii.html

Read More

Sabtu, 30 Juni 2018

Masjid Cheng Ho Miniatur Pluralisme di Indonesia

30 Juni 0

Masjid Cheng Ho Miniatur Pluralisme di Indonesia

Masjid Cheng Ho Makassar.

Foto: screen capture

Masjid Cheng Ho memiliki kekhasan tersendiri.

BANDARpost , JAKARTA -- Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Soni Sumarsono mengatakan Masjid Cheng Ho yang berarsitektur khas Tionghoa merupakan miniatur pluralisme di Indonesia.

"Masjid ini unik, hadirnya masjid Cheng Hoo ini merupakan miniatur pluralisme di Indonesia," kata Soni saat menghadiri Halal Bi Halal Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) dan Yayasan H. M. Cheng Hoo di Kabupaten Gowa, Sulsel, Sabtu (30/6).

Masjid Cheng Ho memiliki kekhasan tersendiri dari masjid pada umumnya, karena memadukan nuansa Timur Tengah dan China serta perpaduan budaya Bugis Makassar, sehingga menjadi daya tarik bagi warga Muslim untuk beribadah di tempat itu.

"Ini kali kedua saya ke Masjid Cheng Hoo, yang pertama di Palembang," kata Soni.

Yayasan Cheng Hoo saat ini juga sedang membangun fasilitas Sarana Pendidikan Islam Terpadu dengan anggaran sekitar Rp15 miliar. Terkait hal itu, Soni meminta Kabupaten Gowa bersama Pemprov Sulsel hadir mengambil bagian.

"Saya juga akan usahakan memberikan bantuan. Kepala Biro Kesra akan mencatat, namanya hibah Pemerintah Provinsi, berapa pun juga, Selebihnya biar rakyat bersatu membantu," tuturnya.

Sementara Ketua Yayasan HM Cheng Hoo Sulsel Achmad Fran Sudictar menyatakan berterima kasih atas kesediaan Sumarsono untuk hadir di masjid tersebut. Masjid Cheng Ho, kata dia, merupakan bukti nyata bahwa tolerensi antara pemeluk agama terjaga dengan baik di Sulsel.

"Pembangunannya bukan hanya partisipasi umat Islam, tetapi partisipasi dari pemeluk agama lain di Sulsel, dan kami membuka pintu selebar-lebarnya, bukan milik aliran atau ormas tertentu, tetapi milik masyarakat Sulsel," ujar Fran Sudictar.

Fran juga menyampaikan masjid itu berusaha memberikan manfaat untuk masyarakat Sulsel, khusunya masyarakat sekitar. Kegiatan sosial telah dihadirkan, seperti sunatan massal, kesehatan gratis dan lainnya.

"Tidak lama lagi, kami mendirikan klinik kesehatan, yang ditujukan pada pasien tidak mampu yang tidak terjangkau BPJS Kesehatan. Layanan kami bukan komersial, tetapi sosial," katanya

Sumber : Antara

Read More

Minggu, 24 Juni 2018

Wisatawan Dilarang Kunjungi Masjid Kinabalu, Ada Apa?

24 Juni 0

Wisatawan Dilarang Kunjungi Masjid Kinabalu, Ada Apa?

Dua orang perempuan diketahui menari di depan Masjid Kinabalu, Malaysia.

Kendaraan dan bus juga tidak diizinkan untuk parkir di daerah tersebut.

BANDARpost , KINABALU CITY -- Wisatawan tidak bisa berkunjung ke Masjid Kota Kinabalu, Malaysia untuk sementara waktu karena sebuah insiden. Wisatawan dilarang datang ke masjid ikonik ini menyusul video viral dari dua perempuan yang berlaku tak pantas.

Ketua masjid, Jamal Sakaran mengatakan larangan tersebut benar karena hal tersebut. Jamal Sakaran mengatakan video dari dua perempuan yang menari di atas pagar di depan masjid sangat disesalkan.

Apalagi pihak masjid telah dengan jelas memberi tahu turis tentang apa yang harus dilakukan dan jangan dilakukan ketika mengunjungi masjid. Namun dua perempuan itu tampak tidak mengindahkan.

Raphael Narbaez Terpikat Gerakan Sujud dan Ruku

Dalam video, dua perempuan yang menggunakan pakaian crop top dan celana pendek itu tampak menari-nari di atas pagar. Hingga saat ini tidak jelas tentang identitas mereka dan tindakan komite masjid atas mereka.

"Tindakan segera kami adalah menutup masjid ini untuk pengunjung, semua bus ekspres, mobil Grab, dan taksi tidak diizinkan membawa turis ke kompleks masjid," katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Ahad (24/6), dilansir The Star.

Jamal menambahkan kendaraan dan bus juga tidak diizinkan untuk parkir di daerah tersebut. Selain itu hanya taksi yang terdaftar di manajemen masjid yang diizinkan untuk membawa pengunjung ke masjid.

Ia juga mengatakan bahwa manajemen masjid akan mempekerjakan lebih banyak anggota relawan ntuk menjaga gedung dan kompleknya. Sementara itu, badan keagamaan non pemerintah, Organisasi Persatuan Islam Sabah dikabarkan akan melaporkan tentang masalah tersebut di kantor polisi Karamunsing.

Sumber : Republika.co.id

Read More

Jumat, 22 Juni 2018

Jejak Dinasti-Dinasti Islam di Rusia

22 Juni 0

Jejak Dinasti-Dinasti Islam di Rusia

Peta Rusia dan negara-negara Asia Tengah.

Foto: library.yale.edu

Khanate Crimewa, Dinasti Islam yang paling lama berkuasa di Rusia.

BANDARpost ,  JAKARTA -- Islam telah menjadi agama terbesar kedua di negeri beruang merah, Rusia, setelah Ortodoksi. Populasi kaum Muslim yang menetap di negara bekas Uni Soviet itu diperkirakan mencapai 25 juta, dari 145 juta total penduduk. Dari 182 etnis yang tersebar di Rusia, sebanyak 57 etnis adalah pemeluk Islam.

Hal ini membuat Islam menjadi unsur yang tidak dapat dipisahkan dari budaya dan sejarah Rusia, ujar M Aji Surya, diplomat Indonesia yang pernah bertugas di negara yang terletak di belahan timur Eropa itu. Tak heran, jika kaum Muslim di Rusia mulai memainkan peranan penting dalam berbagai bidang.

Geliat keislaman di Rusia menunjukkan tanda-tanda yang amat menggembirakan. Saat ini, terdapat 3.345 organisasi keagamaan Muslim di tingkat lokal. Sebanyak 1.945 tersebar di daerah Volga, 980 di Kaukasus Utara, dan 316 lembaga di Ural. Bahkan, sudah ada 18 sekolah tinggi Islam di seantero Rusia.

Di Rusia, jumlah masjid diperkirakan lebih dari 4.750 buah. Di Dagestan terdapat sedikitnya 3.000 masjid. Sedangkan di Tatarstan dalam 10 tahun terakhir telah mencapai lebih dari 1.000 masjid. Ada pula yang menyebut jumlah masjid di negara itu sudah mencapai 7.000 buah.

Hansaray, Istana Warisan Islam di Eropa

Berkembangnya jumlah umat Islam dan meningkatnya peran mereka di Rusia saat ini tak bisa dilepaskan dari sejarah masa lalu. Islam sudah mulai bersemi dan berkembang di wilayah itu sejak abad ke-7 M.

Menurut M Aji Surya, Muslim pertama di wilayah Rusia adalah masyarakat Dagestani yang menetap di kawasan Derbent, selepas penaklukan Arab pada abad ke-8 M. Di Rusia, pernah berdiri sejumlah dinasti atau kerajaan Islam.

Dinasti Islam tertua di wilayah Rusia adalah Volga Bulgaria atau Volga-Kama Bolghar. Ini adalah sebuah negara para Bulgar (bangsa Bulgaria) Muslim yang bersejarah. Negara Islam ini berdiri antara abad ke-7 hingga abad ke-13 M, di sekitar pertemuan wilayah Volga dan Sungai Kama di wilayah yang sekarang bernama Rusia.

Salah satu kerajaan (khanate) Islam yang paling lama berkuasa di Rusia adalah Khanate Crimea. Kerajaan tersebut mulai berdiri sejak 1441 M dan jatuh pada 1783 M. Khanate ini pernah berada di bawah dua kekuasaan, yakni kekuasaan Tatar Crimea dan kekuasaan Kekhalifahan Turki Usmani, ketika itu Crimea menjadi wilayah protektorat.

Masjid Big Khan di Krimea, Ukraina.


Di Tatarstan, sebuah negara federasi Rusia pada abad ke-15 hingga 16 M juga pernah berdiri sebuah kerajaan Islam bernama Khanate Kazan. Dinasti Islam itu menduduki bekas wilayah Volga Bulgaria, Pemimpin dinasti Islam itu keturunan dari Timur Lenk, penguasa Islam terkemuka di Asia Tengah yang juga masih cucu Jenghis Khan. Khanate Kazan meliputi wilayah Tatarstan, Mari El, Chuvashia, Mordovia, bagian dari Udmurtia, dan Bashkortostan.

Sedangkan di Dagestan, sempat berdiri Avar Khanate sebuah negara Muslim berumur panjang mulai awal abad ke-13 hingga ke-19 M. Kerajaan itu berdiri setelah jatuhnya kerajaan Kristen Sarir pada awal abad ke-12 M.

Sejak saat itu, Avar Kaukasia mengalami proses Islamisasi. Lalu, bagaimanakah jejak dinasti- dinasti yang pernah berdiri di wilayah Rusia itu?

Sumber :  Republika

Read More

Ad-Dahna Saksi Kekuasaan Sang Khalik

22 Juni 0

Ad-Dahna Saksi Kekuasaan Sang Khalik

Gurun pasir.

Foto: Wordpress.com

Ad-Dahna pernah menjadi tempat bersejarah bagi umat Islam.

BANDARpost ,  JAKARTA -- Suatu hari Al-Harits bin Yazid al- Bakri pergi menemui Rasulullah SAW untuk mengadukan Al-Ala' bin al-Hadrami. Saat melewati Rabadzah, ia melihat seorang wanita tua seorang diri. Wanita tua itu berasal dari Bani Tamim.

"Wahai hamba Allah, aku mempunyai hajat kepada Rasulullah, apakah kamu bersedia memberiku tumpangan kepadanya?ujar wanita tua itu.

Al-Harits lalu memberikannya tumpangan dan membawa wanita tua itu menuju ke Madinah. Sesampainya di ibu kota Islam itu, orang-orang sedang berkumpul di masjid. Panji-panji berwarna hitam berkibar. Bilal, seorang sahabat, tampak bersiap-siap dengan pedangnya di depan Rasulullah SAW.

"Ada apa? tanya Al-Harits.

"Rasulullah hendak mengutus Amru bin Ash ke suatu daerah," ujar orang-orang Madinah.

Al-Harits kemudian duduk dan Rasullah SAW masuk ke dalam rumah. Ia lalu meminta izin untuk bertemu dengan Nabi SAW. Ia masuk sambil memberi salam.

"Apakah di antara kalian dan Tamim terjadi sesuatu? tanya Rasulullah.

"Ya, dan kami mengungguli mereka. Aku melewati seorang wanita tua dari Tamim dalam keadaan sendiri, dia memintaku membawanya kepadamu. Dia berada di pintu, tutur Al-Harits.

Rasulullah mengizinkan dan wanita itu masuk. "Ya Rasulullah, jika engkau berkenan menjadikan pembatas antara kami dan Bani Tamim maka jadikanlah Ad-Dahna sebagai pembatas," ungkap Al-Harits.

Mendengar ucapan itu, wanita tua itu marah. Ya Rasulullah, lalu ke mana engkau memaksa Mudhormu?

"Aku ini seperti yang dikatakan oleh sebuah peribahasa, `seekor domba membawa kematiannya'. Aku telah membawa wanita ini, aku tidak tahu ternyata dia adalah seteruku. Aku berlindung kepada Allah dan Rasul-Nya agar aku tidak menjadi seperti utusan Ad,"ungkap Al-Harits.

Nabi SAW lalu bertanya, Katakan siapa itu utusan Ad? Padahal, Nabi lebih tahu ceritanya daripada dia, akan tetapi beliau ingin menenangkannya.

Dalam kisah yang dicuplik dari hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad dalam al- Musnad dan Imam at-Tirmidzi itu tercantum kata Ad Dahna. Nama Ad Dhana juga disebut dalam hadis riwayat Abu Dawud nomor 2668. Kisahnya masih sama tentang wanita tua dari Bani Tamim.

Namun, dalam hadis itu disebutkan, Ad- Dahna adalah tempat mengikat unta serta tempat menggembala kambing, sementara para wanita Bani Tamim dan anak-anak mereka di belakang perjanjian tersebut.

Rasulullah SAW pun menolak permintaan Al-Harits dan mengabulkan permohonan wanita tua dari Bani Tamim itu.

Rasulullah SAW bersabda, Seorang Muslim adalah saudara Muslim yang lain, mereka berdua boleh mengambil air dan pohon, serta mereka berdua tolong-menolong melawan pembawa fitnah. ( HR Abu Daud).

Dr Syauqi Abu Khalil dalam Athlas Hadith Al-Nabawi, mengungkapkan, Ad- Dahna adalah tempat untuk membedakan keanekaragaman tumbuhan dan bunga di daerah tersebut. Tempat itu merupakan perkampungan Bani Tamim, ungkap Syauqi.

Jika Ad-Dahna subur, kata dia, seluruh bangsa Arab merasa senang. Zaman dulu, Ad-Dahna dikenal karena kenyamanan dan pepohonannya yang rindang. Sehingga, ada ungkapan di kalangan bangsa Arab, Carilah kekayaan di Ad-Dahna.

Dulu, Ad-Dahna terletak di jalan Yamamah hingga Makkah al-Mukaramah. Sekarang, papar Syauqi, Ad-Dahna terletak di timur laut Kerajaan Arab Saudi, yakni Gurun an-Nufud ash-Shughra dan Gurun al- Ansha.

Sejak zaman dulu, Arab dikenal sebagai wilayah padang pasir yang terletak di bagian barat daya Asia. Itulah padang pasir terluas dan tegersang di dunia. Lebih dari sepertiga wilayah Arab berupa padang pasir. Wilayah padang pasir yang terbesar adalah Ad-Dahna, yang terletak di pertengahan wilayah utara. Sedangkan, wilayah selatan Arab merupakan wilayah subur dan berpenduduk padat.

Menurut Encyclopaedia Britannica, Ad- Dahna berasal dari bahasa Arab, yang artinya padang pasir. Ia adalah busur besar dari padang pasir kemerahan, terletak di pusat Arab Saudi. Panjangnya mencapai 1.300 kilometer yang terbentang dari Padang Pasir An-Nafud di timur laut hingga Al-Khali di barat laut.

Ad-Dahna menghubungkan gurun besar di Arab Saudi. Ad-Dahna terdiri atas tujuh pegunungan pasir utama, yang satu sama lain dipisahkan oleh dataran. Pada musim semi dan dingin di Ad-Dahna muncul padang rumput. Ad-Dahna dilintasi jalan yang menghubungkan Kuwait dengan az-Zilfi dan Riyadh, serta Riyadh dengan Hasa.

Ad-Dahna pernah menjadi tempat bersejarah bagi umat Islam dalam peperangan melawan kaum murtad. Alkisah, setelah Rasulullah SAW wafat, sejumlah kabilah menyatakan murtad dari Islam.

Saat itu, dunia Islam dipimpin oleh Abu Bakar ra. Khalifah lalu mengutus Al-Ala' bin al-Hadhrami untuk memimpin pasukan guna mengingatkan kekeliruan kabilah- kabilah yang murtad di wilayah Bahrain.

Al-Ala' memimpin pasukan Muslimin menuju ke wilayah tersebut. Dalam perjalanan, mereka kemudian berhenti di Ad- Dahna, sebuah padang pasir antara Najed dan Al-Ahsa. Ketika berhenti di Ad-Dahna, tiba-tiba unta yang ditumpangi pasukan tentara Islam berubah menjadi beringas dan lari membawa seluruh perbekalan, baik berupa kemah maupun makanan dan minuman. Pasukan tentara Islam itu hanya tinggal membawa pakaian yang melekat di badan.

Peristiwa itu terjadi pada malam hari. Tak ada seekor unta pun yang dapat mereka kejar. Akhirnya, ketika itu mereka ditimpa perasaan gelisah dan sedih yang tidak terperikan.

Para sahabat nyaris putus asa. Bahkan, ada sebagian dari mereka yang berwasiat kepada yang lainnya, menunggu ajal tiba menjemput. Dalam kondisi itu, Al-Ala'

kemudian tampil menenangkan situasi.

Wahai hadirin sekalian, bukankah kalian orang Islam? Bukankah kalian sedang berperang di jalan Allah? Bukankah kalian penolong agama Allah?

Ya, benar! jawab pasukannya. Demi Allah, bergembiralah. Dia tidak akan menghinakan kalian dalam keadaan seperti ini. Tak lama kemudian, azan Subuh dikumandangkan ketika terbit fajar. Al-Ala' bersama pasukannya menunaikan shalat berjamaah. Seusai shalat, ia duduk bersimpuh dengan kedua lututnya, dan orang-orang pun duduk pula mengikutinya.

Ia berdoa sambil mengangkat tangannya dan orang-orang pun berbuat hal yang sama. Hingga matahari terbit, ketika cahaya matahari semakin terang sedikit demi sedikit, tiba-tiba Allah ciptakan untuk mereka tepat disamping mereka kolam besar penuh dengan air.

Al-Ala' dan pasukannya segera mendatangi tempat itu. Mereka mandi dan minum sepuasnya. Dan, ketika siang mulai meninggi, tiba-tiba seluruh unta mereka kembali berdatangan dari segala penjuru, lengkap dengan perbekalan yang ada di atas punggungnya. Tak seorang pun yang merasa kehilangan walaupun hanya seutas tali.

Mereka segera memberi minum unta-unta mereka sepuas-puasnya. Inilah tanda kebesaran Allah bagi pasukan yang membela agama-Nya.

Pasukan yang dipimpin Al-Ala' pun bertempur melawan kabilah-kabilah yang murtad. Dengan pertolongan Allah pula, mereka meraih kemenangan. Pasukan Islam berhasil menguasai seluruh harta musuh, hasil bumi, dan perhiasan mereka.Mereka benar-benar membawa harta rampasan perang yang banyak.

Sumber :  Republika

Read More

Selasa, 29 Mei 2018

Selama Ramadhan, Masjid di Spanyol Ini Mendadak jadi Primadona

29 Mei 0

Selama Ramadhan, Masjid di Spanyol Ini Mendadak jadi Primadona

BANDARpost, SPANYOL—Sebuah masjid di kota Granada di kawasan Andalusia menarik lebih banyak umat Muslim. Masjid yang terletak di selatan Spanyol yang menghadap ke Istana Alhambra ini menjadi primadona selama bulan Ramadhan.

Masjid bernama “Mezquita Mayor de Granada” (Masjid Agung Granada) menyajikan kurma dan sup Harira Maroko untuk berbuka puasa.

Sekretaris Jenderal Masjid Zacarias Lopez Rejon mengatakan bahwa mereka membatalkan puasa dengan susu dan kurma pada Minggu, dan sup Harira disajikan setelah shalat Tarawih, Anadolu melaporkan pada Ahad (27/5/2018).

“Selama sebulan penuh, Quran dibaca dari awal hingga akhir sebanyak dua kali,” kata Rejon.

Menurut Rejon, pembangunan masjid itu dimulai pada 30 tahun lalu ketika ayahnya masuk Islam – oleh komunitas Muslim di Granada.

“Kami menemui berbagai kesulitan selama pembangunan masjid. Prosesnya memakan waktu lama karena masalah finansial dan politik. Pada tahun 2003, masjid itu akhirnya diresmikan,” ungkap dia.

Rejon menambahkan bahwa mereka membutuhkan bantuan keuangan dari seluruh dunia untuk pemeliharaan masjid.

Selama delapan abad, wilayah selatan Granada merupakan tanah Umayyah Andalusia hingga Perang Granada meletus pada 1492, yaitu ketika kaum Muslim kehilangan seluruh kekuasaan mereka di Spanyol.

Setelah kemenangan Spanyol, Granada kemudian dianeksasi Castile, sebuah kerajaan di Semenanjung Iberia selama Abad Pertengahan. []

SUMBER: Anadolu,  Islampos.

Read More

Senin, 02 April 2018

Wisata Religi Berbasis Masjid Perlu Miliki Daya Tarik

02 April 0

Wisata Religi Berbasis Masjid Perlu Miliki Daya Tarik

Tiga hal utama yang harus diperhatikan bila menjadikan masjid sebagai basis wisata.

BANDARpost , JAKARTA -- Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata (P3) Halal dari Kementerian Pariwisata berpandangan, wisata religi berbasis masjid perlu dibuat standar fisik, pelayanan dan manajemennya. Selain itu, perlu memperhatikan kenyamanan, pelayanan dan daya tarik masjid.

Ketua Tim P3 Halal dari Kementerian Pariwisata Riyanto Sofyan mengatakan, bila ingin menjadikan masjid sebagai basis wisata religi atau halal, maka harus diperhatikan kenyamanan, pelayanan, dan daya tarik masjidnya. Misalnya, dibuat kegiatan tabligh dan perlombaan baca Alquran di masjid sebagai daya tarik.

Menurutnya, bisa juga dibuat berbagai kegiatan yang kreatif oleh pengelola masjid sehingga bisa memunculkan daya tarik bagi masjid tersebut. "Contohnya pengelolaan Masjid Jogokariyan (di Yogyakarta) bagus sekali, kalau (bangunan) masjidnya sendiri biasa saja, Masjid Jogokariyan ramai karena kegiatannya," kata kata Riyanto kepada Republika.co.id, Ahad (1/4)

Masjid Jogokariyan Yogyakarta


Dia menambahkan, untuk menjadikan masjid sebagai basis wisata religi, juga ada tiga hal utama yang harus diperhatikan. Pertama, daya tariknya. Daya tariknya bisa karena sejarah masjid, bangunan atau arsitektur masjid dan kegiatan-kegiatan di masjid tersebut.

Menurut Riyanto, kalau sejarah masjid yang akan ditonjolkan sebagai daya tarik, maka harus ditampilkan bukti sejarah berupa peninggalan-peninggalan dan penjelasan sejarahnya. Kedua, fasilitasnya. Harus diperhatikan wisatawan yang berkunjung ke masjid akan makan dan menginap di mana. Dan ketiga, harus perhatikan akses ke masjid yang akan dijadikan basis wisata religi.

"Ada gak hotel (penginapan) di dekat situ yang ramah Muslim, restoran bersertifikat halal dan lain sebagainya," ujarnya.

Sehingga, kata Riyanto, yang perlu dilakukan, pertama, buat dan tetapkan standar masjid. Seperti standar fisik, pelayanan dan manajemen. Kemudian, perhatikan kenyamanan, pelayanan dan daya tarik masjidnya.

Selanjutnya, program pemasaran masjid sebagai basis wisata religi harus bagus. Supaya masjid di Indonesia dapat bersaing dengan masjid yang sudah menjadi destinasi wisata dan terkenal di dunia, sepertiMasjid Putra di Putrajaya, Malaysia dan Masjid Agung Syekh Zayed di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UAE).

"Maka untuk mencapai semua itu harus didukung sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya. Dewan Masjid Indonesia (DMI) bisa membantu menciptakan sumberdaya manusia yang kompeten untuk mengelola masjid yang akan dijadikan basis wisata religi. Banyak program-program DMI yang bagus-bagus," ujarnya.

Sumber : Republika.co.id

Read More

Jumat, 09 Maret 2018

Arkeolog Temukan Pesan Ini di Bawah Makam Nabi Yunus di Irak islamidia.com

09 Maret 0
Arkeolog Temukan Pesan Ini di Bawah Makam Nabi Yunus di Irak




BANDARpost, Para arkeolog menemukan pesan di dalam terowongan yang berada di bawah makam Nabi Yunus yang terletak di Mosul, Irak. Pesan tersebut berbentuk tulisan-tulisan yang dibuat pada 7 buah prasasti yang sudah berusia 2.700 tahun.

Saat ini, tim arkeolog tersebut sedang menjelajahi dan mendokumentasikan berbagai makam kuno yang berasal dari Kerajaan Niniwe. Diduga, para penjarah yang memiliki hubungan dengan ISIS-lah yang telah menggali terowongan di bawah makam milik Nabi Yunus tersebut.

Para arkeolog memanfaatkan terowongan ini untuk kemudian mengadakan eksplorasi, memotret, dan kemudian menerjemahkan tulisan-tulisan yang terdapat di dinding dan benda-benda yang terbuat dari batu itu.

Di dalam empat terowongan di bawah makam Nabi Yunus, para arkeolog menemukan berbagai peninggalan dari masa lalu, termasuk prasasti-prasasti dari Zaman Neo-Assyria. Salah satu pesan di salah satu prasasti yang sudah bisa diterjemahkan itu berisi pesan sebagai berikut:


Raja Esarhaddon

“Istana milik Esarhaddon, raja yang kuat, raja dunia, raja Assyria, gubernur Babilonia, raja Sumeria dan Akkad, raja dari raja di Mesir Hilir, Mesir Hulu, dan Kush,” demikian dilansir dariLive Science.

Kush adalah kerajaan kuno yang terletak di wilayah Nubia, yaitu sebuah wilayah yang terletak di antara Aswan di Mesir bagian selatan dan Khartoum di Sudan bagian tengah.

Para arkeolog sebenarnya sudah menemukan sebagian prasasti ini antara tahun 1987 dan 1992.

Namun karena adanya konflik di area tersebut, mereka tidak dapat melanjutkan studi mereka sampai akhirnya mereka dapat mempublikasikan hasil studi mereka pada Desember 2017.

Mengenai Nabi Yunus dan Isi Prasasti yang Ditemukan
Nabi Yunus adalah tokoh agama yang dikenal oleh semua agama samawi. Ia diceritakan ditelan oleh ikan raksasa yang kemungkinan adalah seekor paus.

Menurut Kitab Suci, Nabi Yunus berceramah di kota Niniwe yang merupakan ibukota Kerajaan Assyria.

Salah satu prasasti yang ditemukan menceritakan pemerintahan di wilayah kerajaan tersebut pada masa raja Esarhaddon.

Dalam prasasti yang diceritakan dalam kata ganti orang pertama itu dituliskan juga bagaimana sejarah keluarga raja tersebut.

“Aku mengepung, menaklukkan, menjarah, menghancurkan, dan membakar dengan api dua puluh satu kota mereka bersama dengan kota-kota kecil di lingkungan mereka,” demikian isi salah satu prasasti tersebut.

Menurut prasasti tersebut, Esarhaddon adalah raja yang kejam, pemimpin yang dihormati, dan seorang penakluk.

Para arkeolog telah mendokumentasikan penemuan mereka ini di dalam jurnal Iraq.

Sumber: kumparan.com




Kunjungi website Temukan Pesan Ini di Bawah Makam Nabi Yunus di Irak


BANDARpost, Para arkeolog menemukan pesan di dalam terowongan yang berada di bawah makam Nabi Yunus yang terletak di Mosul, Irak. Pesan tersebut berbentuk tulisan-tulisan yang dibuat pada 7 buah prasasti yang sudah berusia 2.700 tahun.

Saat ini, tim arkeolog tersebut sedang menjelajahi dan mendokumentasikan berbagai makam kuno yang berasal dari Kerajaan Niniwe. Diduga, para penjarah yang memiliki hubungan dengan ISIS-lah yang telah menggali terowongan di bawah makam milik Nabi Yunus tersebut.

Para arkeolog memanfaatkan terowongan ini untuk kemudian mengadakan eksplorasi, memotret, dan kemudian menerjemahkan tulisan-tulisan yang terdapat di dinding dan benda-benda yang terbuat dari batu itu.

Di dalam empat terowongan di bawah makam Nabi Yunus, para arkeolog menemukan berbagai peninggalan dari masa lalu, termasuk prasasti-prasasti dari Zaman Neo-Assyria. Salah satu pesan di salah satu prasasti yang sudah bisa diterjemahkan itu berisi pesan sebagai berikut:


Raja Esarhaddon

“Istana milik Esarhaddon, raja yang kuat, raja dunia, raja Assyria, gubernur Babilonia, raja Sumeria dan Akkad, raja dari raja di Mesir Hilir, Mesir Hulu, dan Kush,” demikian dilansir dariLive Science.

Kush adalah kerajaan kuno yang terletak di wilayah Nubia, yaitu sebuah wilayah yang terletak di antara Aswan di Mesir bagian selatan dan Khartoum di Sudan bagian tengah.

Para arkeolog sebenarnya sudah menemukan sebagian prasasti ini antara tahun 1987 dan 1992.

Namun karena adanya konflik di area tersebut, mereka tidak dapat melanjutkan studi mereka sampai akhirnya mereka dapat mempublikasikan hasil studi mereka pada Desember 2017.

Mengenai Nabi Yunus dan Isi Prasasti yang Ditemukan
Nabi Yunus adalah tokoh agama yang dikenal oleh semua agama samawi. Ia diceritakan ditelan oleh ikan raksasa yang kemungkinan adalah seekor paus.

Menurut Kitab Suci, Nabi Yunus berceramah di kota Niniwe yang merupakan ibukota Kerajaan Assyria.

Salah satu prasasti yang ditemukan menceritakan pemerintahan di wilayah kerajaan tersebut pada masa raja Esarhaddon.

Dalam prasasti yang diceritakan dalam kata ganti orang pertama itu dituliskan juga bagaimana sejarah keluarga raja tersebut.

Nineveh walls, near present day #Mosul ,Iraq.#History #silkroad#iraqesquepic.twitter.com/s3GeXR7wxe

— rawan (@sumerpiper) February 15, 2018


“Aku mengepung, menaklukkan, menjarah, menghancurkan, dan membakar dengan api dua puluh satu kota mereka bersama dengan kota-kota kecil di lingkungan mereka,” demikian isi salah satu prasasti tersebut.

Menurut prasasti tersebut, Esarhaddon adalah raja yang kejam, pemimpin yang dihormati, dan seorang penakluk.

Para arkeolog telah mendokumentasikan penemuan mereka ini di dalam jurnal Iraq.

Sumber: kumparan.com


Gallery of: Arkeolog Temukan Pesan Ini di Bawah Makam Nabi Yunus di Irak


Sumber : Republika.co.id

Read More

Senin, 19 Februari 2018

Sejarah Islam di Negeri Sakura

19 Februari 0


Sejarah Islam di Negeri Sakura


Peta Cina, Jepang, dan Korea

Orang Jepang pertama kali mengetahui Islam pada 1877 M

BANDARpost , JAKARTA -- Bisa dibilang Islam dan Jepang memiliki hubungan yang masih baru dibandingkan dengan negara lain di dunia. Tidak ada catatan jelas dan rekaman sejarah mengenai kontak Islam di Jepang.

Belum diketahui apakah Islam hadir di Jepang melalui propaganda agama. Sebelum 1868 M, diketahui terjadi kontak antara Jepang dan Muslim secara individual.

Orang Jepang pertama kali mengetahui Islam pada 1877 M sebagai bagian dari pemikiran keagamaan Barat. Kontak penting lainnya terjadi pada 1890 M ketika Turki Ottoman mengirimkan sebuah kapal angkatan laut ke Jepang dengan tujuan memulai hubungan diplomatik serta memperkenalkan Muslim kepada orang Jepang.

Muslim Jepang


Kapal angkatan laut yang disebut Ertugrul itu terbalik. Sebanyak 540 orang dari 609 penumpangnya tenggelam dalam perjalanan kembali ke rumah. Muslim Jepang pertama yang pernah dikenal adalah Mitsutaro Takaoka yang masuk Islam pada 1909.

Setelah berhaji ia mengganti namanya menjadi Omar Yamaoka. Muslim kedua adalah Bumpachiro Ariga yang sekitar waktu yang sama pergi ke India untuk berdagang dan masuk Islam di bawah pengaruh Muslim lokal. Ia kemudian berganti nama menjadi Ahmad Ariga.

Namun, studi terbaru mengungkapkan, Torajiro Yamada kemungkinan adalah Muslim pertama Jepang. Ia mengunjungi Turki untuk menyampaikan simpati atas musibah Erthugul. Ia masuk Islam di sana dan berganti nama menjadi Abdul Khalil.

Kemungkinan ia juga telah berhaji. Kehidupan komunitas Muslim yang sebenarnya dimulai setelah kedatangan ratusan pengungsi Muslim dari Turkoman, Uzbekistan, Tajik, Kirgiz, dan Kazakh dari Asia Tengah dan Rusia saat Revolusi Bolshevik selama Perang Dunia I.

Tokyo Camii atau Masjid Tokyo di Jepang.


Mereka membentuk komunitas kecil di beberapa kota utama di Jepang. Sejumlah orang Jepang memeluk Islam melalui kontak dengan Muslim ini. Dengan terbentuknya komunitas-komunitas kecil Muslim beberapa masjid telah dibangun.

Masjid yang paling penting adalah Masjid Kobe yang dibangun pada 1935 (yang merupakan satu-satunya masjid yang tersisa di Jepang saat ini) dan Masjid Tokyo yang dibangun pada 1938.

Sangat sedikit Muslim Jepang yang berpartisipasi dalam pembangunan Masjid tersebut. Masjid itu juga tidak memiliki imam dari Jepang.

Selama Perang Dunia II, terjadi Islamic Boom atau munculnya kesadaran mengenai Islam melalui organisasi dan riset terhadap Islam dan dunia Muslim yang dilakukan pemerintah militer.

Muslim Jepang


Selama periode ini, lebih dari 100 buku dan jurnal tentang Islam telah diterbitkan. Namun, pusat penelitian tidak dijalankan oleh Muslim. Organisasi ini juga tidak memiliki kepentingan menyebarkan agama Islam. Tujuannya agar militer lebih siap dengan pengetahuan yang diperlukan tentang Islam dan Muslim karena ada komunitas Muslim besar di daerah jajahan di Cina dan Asia Tenggara.

Organisasi ini menghilang seiring dengan berakhirnya perang pada 1945. Islamic Boom muncul kembali setelah 1973 ketika media massa Jepang memberikan publisitas besar pada dunia Muslim secara umum dan dunia Arab khususnya, setelah menyadari pentingnya negara-negara tersebut bagi ekonomi Jepang.

Dengan publisitas ini banyak orang Jepang yang tidak tahu tentang Islam mendapat kesempatan melihat tata cara berhaji di Makkah, mendengar panggilan azan dan bacaan Alquran. Selama periode tersebut, puluhan ribu orang Jepang dikabarkan menjadi mualaf.

Hanya sedikit orang yang bisa mengajarkan Islam dalam bahasa Jepang. Sejarah dakwah di Jepang selama 40 tahun terakhir merupakan usaha yang dihasilkan oleh Muslim dari negara di luar Jepang. Bangsa Turki menjadi komunitas Muslim terbesar di Negeri Sakura itu.

Sumber :Republika.co.id 


Read More

Minggu, 28 Januari 2018

Ikon Kebanggaan Muslim Spanyol

28 Januari 0

Ikon Kebanggaan Muslim Spanyol

umat Islam di Spanyol kembali menunjukkan pertumbuhannya.

BANDARpost , JAKARTA — Pada masa lampau, Spanyol pernah menjadi pusat kekuasaan Islam di Eropa. Di bawah pemerintahan kekhalifahan Bani Umayah, kaum Muslimin berhasil mem- bangun peradaban agung di bumi Hispania. Namun, masa keemasan Islam tersebut harus berakhir pada 1492.

Ketika itu, kaum Nasrani yang dipimpin oleh Raja Ferdinan dan Ratu Isabela memberi dua pilihan sulit kepada umat Islam Andalusia; tetap tinggal di Spanyol, tapi berpindah agama menjadi Nasrani atau pergi meninggalkan negeri itu. Perstiwa yang di kemudian hari dikenal dengan istilah Recon quista itu menjadi penanda berakhrinya era kejayaan Islam di tanah Iberia.

Kini, perlahan tapi pasti, umat Islam di Spanyol kembali menunjukkan pertumbuhannya. Fenomena tersebut salah satunya disebabkan oleh terus bertambahnya Muslim migran dari negara-negara Islam di kawasan Afrika Utara ke Spanyol. Hari ini, kita dapat menyaksikan dua masjid besar berdiri di ibu kota Spanyol. Dua masjid itu adalah Madrid Central Mosque atau (Masjid Agung Madrid) dan Islamic Cultural Center and Mosque of Madrid (Masjid dan Pusat Kebudayaan Islam Madrid).

Masjid Agung Madrid terletak di kawasan Cuatro Caminos di Distrik Tetu?n, Madrid, Spanyol. Masjid yang oleh penduduk lokal disebut Mezquita Central de Madrid itu bisa dikatakan menjadi salah satu ikon kebanggaan kaum Muslim di bumi Hispania saat ini. Masjid megah yang dilengkapi dengan satu menara itu dibangun di atas tanah wakaf yang cukup luas. Sebelum pembangunannya, komunitas Muslim di Madrid membutuhkan waktu bertahun-tahun mengumpulkan dana agar bisa mendirikan rumah ibadah di atas tanah tersebut.

Masjid Agung Madrid dibuka secara resmi pada 1988 sekaligus menjadi masjid pertama yang diban- gun di Madrid sejak berakhirnya pendudukan Islam di kota itu pada 1083 silam. Desain bangunannya dirancang oleh arsitek Juan Mora. Selain sebagai tempat ibadah, masjid tersebut juga menjadi markas pusat Persatuan Komunitas Islam Spanyol dan Komunitas Islam Madrid. Pendirian masjid itu didasarkan pada kesepakatan kerja sama dengan pemerintah di negara setempat melalui Komisi Islam Spanyol.

Rumah ibadah yang juga dikenal dengan nama Masjid Abu Bakar itu dibangun empat tingkat. Di samping ruangan ibadah utama, di dalam kompleks masjid itu terdapat pula beberapa ruangan lain, seperti perkantoran, kamar anak, sekolah, perpus- takaan, ruang pertemuan (auditorium), dan toko.

Masjid Agung Madrid tidak sekadar berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan umat Islam di ibu kota Spanyol. Mulai kegiatan amal sosial, pendidikan, budaya, dan lain- lain. Lingkungan masjid akan menjadi sangat ramai pada saat perayaan Idul Fitri dan Idul Adha. Jika Anda datang dengan kereta api, lokasi masjid terse- but berada tidak jauh dari Stasiun Metro Estrecho, Madrid

Sumber : Republika.co.id

Read More

Rabu, 27 Desember 2017

LUAR BIASA, Live Facebook Zikir dan Tausiyah Ustaz Abdul Somad Menjangkau 1.193.217 Orang

27 Desember 0
LUAR BIASA, Live Facebook Zikir dan Tausiyah Ustaz Abdul Somad Menjangkau 1.193.217 Orang

BANDARpost, Kegiatan Zikir Internasional dan tausiyah Ustaz Abdul Somad di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Selasa (26/12/2017) malam, mencatat sejumlah rekor.


Zikir Internasional ini dilaksanakan oleh Pemerintah Aceh dalam rangka memperingati 13 tahun tsunami Aceh, 24 Desember 2004.

Selama dua jam siaran langsung (live) melalui Facebook yang ditayangkan Serambinew.com dan Serambi TV bekerja sama dengan Glamour Pro, sejak pukul 22.03 WIB sampai pukul 00.15 WIB, menjangkau 1.193.217 orang.

Saat siaran langsung berakhir pada pukul 00.15 WIB, siaran langsung itu mencapai 237 ribu tayangan, 11.885 kali dibagikan, dan mendapatkan 22 ribu lebih tanggapan serta komentar dari pengguna Facebook.

Ini artinya, dalam satu detik ada tiga penonton yang memberikan tanggapan maupun komentar selama siaran langsung tersebut.

Perhitungannya, 1 jam = 60 menit, 1 menit = 60 detik.
Jadi 1 jam adalah 3600 detik. Dikali dua jam tayangan, maka total siaran langsungnya adalah 7.200 detik.

Selama 7.200 detik siaran langsung ada 22 ribu lebih tanggapan. Maka, ada 3 lebih tanggapan yang masuk dalam 1 detik siaran langsung. Satu jam berselang, catatan tersebut meningkat. Jumlah jangkauan menjadi 1.249.946 orang, 249 ribu tayangan, dan 12.143 kali dibagikan. Dalam catatan Serambinews.com, angka ini adalah sebuah rekor selama Live Facebook yang disiarkan oleh Serambinews.com. Beberapa menit menjelang siaran langsung berakhir, seorang penonton mencatat jumlah penonton yang menyaksikan langsung siaran secara bersamaan mencapai 7.683 orang.

Selain rekor-rekor di FB Serambinews, beberapa pengguna Facebook juga menyebut jumlah orang yang hadir pada acara Zikir Internasional dan tausiyah Ustaz Abdul Somad ini juga sangat ramai.

Beberapa pengguna FB mengatakan jumlah penonton membeludak hingga ke Masjid Al-Makmur Lampriek, yang berjarak sekitar 800 meter dari panggung utama.

Kemacetan terjadi di ruas Jalan T Nyak Arief, mulai dari depan Kantor Gubernur Aceh hingga ke depan RSUZA yang berjarak lebih satu kilometer dari lokasi acara.

Dari sejumlah komentar juga terlihat penonton siaran langsung di FB Serambinews.com itu datang dari seluruh Indonesia.

Mereka memulai menonton dengan mengabsen, seperti “Medan hadir”, “Jambi hadir”, “Penang menyimak”, dan dari berbagai daerah lainnya dari seluruh Indonesia.

Ada pula warga yang mengaku menonton siaran langsung dari Hongkong, tempat seharusnya Ustaz Abdul Somad berada hari ini.(aya/tbn) 

Sumber : kabarsatu.news
Read More

Masjidil Haram: Dari Ka'bah Tanpa Dinding Pembatas Hingga Bangunan Pencakar Langit

27 Desember 0

Masjidil Haram: Dari Ka'bah Tanpa Dinding Pembatas Hingga Bangunan Pencakar Langit


BANDARpost, Bila melihat bangunan Masjidil Haram pada hari ini maka menjadi susah dibayangkan bila area di sekitar Ka'bah itu dahulunya adalah area yang sempit, penuh bangunan rumah warga Makkah, bahkan pada awalnya area Ka'bah adalah wilaya yang terbuka alias tidak punya dinding pembatas.

Beginilah kisah pembangunan Masjidil Haram dari waktu ke waktu.

1.    Pada mulanya, keberadaan Ka’bah tidak mempunyai tembok yang mengelilinginya. Hanya terdapat bangunan rumah penduduk Mekah yang menjadi pembatasnya. Di sela-sela rumah itulah terdapat lorong-lorong yang menuju ke arah Ka’bah yang dinamai sesuai dengan kabilah yang biasa melaluinya. Diperkirakan luas Masjidil Haram dengan rumah-rumah penduduk kota Mekah sebagai pembatasnya otu kurang lebih 1490–2000 m².
 
2.     Khafilah Umar bin Khattab adalah orang yang melakukan pertama kali melakukan perluasan Masjidil Haram pada tahun 17 H atau bertepatan dengan 638 M. Umar membangun dinding mengelilingi Ka’bah. Dengan memberikan ganti rugi, banyak bangunan rumah di sekitar Ka’bah saat itu harus digusur. Setelah pembangunan tersebut diperkirakan luas Masjidil Haram menjadi 840m².
 
3.     Khalifah Utsman bin Affan RA pada tahun 26H/646M juga ikut melakuka perluasan area Masjidil Haram. Ia pun membeli kembali bangunan rumah-rumah di sekitar Masjidil Haram dengan harga yang cukup mahal. Selain memperluas bangunan, Utsman juga memberi atap pada masjid tersebut. Waktu itu, diperkirakan luas Masjidil Haram bertambah menjadi 2.040m².
 
4.     Pembaharuan kembali dilakukan juga oleh Abdullah bin Zubair RA pada tahun 65H/684M. Luas area Masjidil Harama menjadi mencapai 4.050m² dengan beberapa diantaranya telah diberi atap. Abdullah bin Zubair juga memperindah bangunannya dengan memberinya tiang berhias batu marmer, begitu pula pada pintu masuk masjid.
 
5.     Pada tahun 91H/709M, penguasa Walid bin Abdul Malik, memerintahkan untuk memperluas Masjidil Haram. Selain menggunakan bangunan yang kokoh, juga mendatangkan pilar-pilar marmer dari Mesir dan Syam. Dimana pada ujung tiang tersebut dilapisi dengan lempengan emas. Bagia timur Masjidil Haram bertambang luas hingga 2.300m².
 
 
6.     pada tahun 137H/754 M, Khalifah Abu Ja’far al Nilanshur kembali merenovasi Masjidil Haram dengan memperluas masjid tersebut hingga menjadi 4.700m² serta menghiasinya dengan emas dan mosaik. Dalam kesempatan itu pula, Abdul Malik bin Marwan menutup Hijir Ismail dengan menggunakan marmer.

Sumber : Republika.co.id

Read More