Ketua Muslimat NU Dukung Gerakan 2019 Ganti Presiden !
BANDARpost, Keterlibatan perempuan dalam ranah politik memang diatur dalam undang-undang kepemiluan, sehingga peranan perempuan dalam ranah politik tentu saja semakin menguat. Imbasnya adalah perempuan mulai mengkonsolidasikan diri dalam beberapa organisasi untuk mempertegas kekuatan politiknya. Tentu saja kontribusi dukungan kaum perempuan saat ini menjadi penting sebagai bagian dari proses suksesi.
Referensi pihak ketiga
Organisasi perempuan Nahdatul Ulama (NU) atau Muslimat NU sebelumnya menyatakan dukungannya kepada Jokowi di pilpres 2019. Hal inu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa yang ditemui usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Kantor Wakil Presiden, Jalam Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (13/7/2018).
Referensi pihak ketiga
Hanya saja, sepertinya tidak semua kader patuh pada arahan ketua PP Muslimat NU. Di Makassar salah satunya. Hal ini terlihat dari hadir dan terlibatnya Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Sulsel, Dr Majdah Muhyiddin Zain dalam Deklarasi #2019gantipresiden di Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman, Makassar, Sulsel, Minggu (12/8/2018).
Referensi pihak ketiga
Pilihan politik yang berbeda tersebut bukan tidak mungkin akan dapat memicu Muslimat NU di wilayah lain untuk mengambil langkah serupa. Terutama melihat kondisi perpolitikan yang semakin dinamis dan cair.
Namun, dukungan Dr. Majdah kepada gerakan ganti presiden, tentunya akan menjadi warning bagi kubu Jokowi. Mengingat Sulawesi Selatan merupakan salah satu basis wilayah yang secara politik cukup mampu mempengaruhi suara Indonesia bagian timur.
Sumber : Tribun Timur

Tidak ada komentar:
Posting Komentar