Dua Kali Kalah Telak, Akhirnya Viral Fatwa Fardhu Ain Pilih Khofifah Indar Parawansa
10Berita, Menjelang Pilkada Jawa Timur tanggal 27 Juni mendatang, Pasangan Calon (Paslon) sudah mempersiapkan diri menanti hari H pilkada. Salah satunya sering sowan ke kiai untuk meminta do'a dan restu agar lebih mantap menghadapi Pilkada.
Tapi ada-ada saja hal nyeleneh yang dilakukan oleh segelintir orang untuk menggenjot suara agar memilih Paslon yang didukung.
Seperti yang baru ini viral spanduk berisi kewajiban Fardhu Ain untuk memilih Khofifah - Emil yang sempat menjadi bahan nyinyirannetizen.
Spanduk fatwa fardhu ain pilih Khofifah di jalanan Kota Surabaya | Sumber : Merdeka.com
Dilansir dari situs Liputan6.com, Sabtu (16/6/2018). Suasana yang seharusnya adem sedikit agak terusik dengan spanduk yang berisi anjuran untuk memilih Paslon no urut 1 tak segan-segan jika tak memilih berarti mengkhianati Allah SWT dan Rasul-Nya.
Miris memang Agama dijadikan sebagai alat agar orang mengikuti anjuran tersebut.
Tapi dengan viralnya spanduk tersebut malah warga surabaya semakin mantap memilih Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno agar menjadi pemimpin di Jawa Timur.
Dua pasangan calon Pilgub Jatim 2018 | Foto : Asumsi.co
Mendengar kabar viral ini pun KH Agoes Ali Masyhuri atau akrab disapa Gus Ali memberikan saran pada warga untuk menjaga ketentraman dan tidak menyebar fitnah di masyarakat.
"Hendaknya di dalam menyukseskan Pilkada 2018 dengan mengedepankan kelembutan dan kasih sayang," kata Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo, Gus Ali.
Gus Ali sendiri salah satu kiai yang memberikan dukungannya pada Paslon no urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno dalam Pilkada Jawa Timur.
Untuk saat ini bawaslu masih menyelidiki siapa yang memasang spanduk tersebut. jika diketahui nanti berasal dari salah satu tim atau paslon, Bawaslu akan bersikap tegas membawa kasus tersebut ke ranah pidana Pemilu.
Sumber:
www.liputan6.comwww.merdeka.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar