Referensi doctorakil.com
BANDARpost, Secangkir kopi hangat di pagi hari sudah menjadi menu sarapan bagi sebagian masyarakat Indonesia. Apalagi seiring kemajuan zaman, sudah banyak gerai kopi tersebar di seluruh pelosok kota, dijual dari mulai setingkat warung sampai kopi level premium.
Maka tak heran jika minum kopi sudah jadi tren sekarang ini, dan di balik minuman bercairan pekat ini, ternyata ada segudang manfaat untuk otak, kulit dan tubuh anda. Berikut ini beberapa manfaat minum kopi seperti dilansir oleh Dw.com, sabtu (07/03/2015).
1. Aroma kopi kurangi stres
Referensi m.kaskus.co.id
Peneliti Seoul National University memeriksa otak tikus stres karena kekurangan tidur. Saat tikus diekspos ke aroma kopi terjadi perubahan pada protein otak yang terkait dengan stres. Tingkat stres pada tikus berkurang. Hanya perlu ditegaskan, stres yang diuji hanyalah stres karena kurang tidur.

2. Jadi lebih cerdas

Referensi listdumy.wordpres.com
CNN melaporkan kopi memungkinkan otak bekerja secara lebih efisien dan pintar. Reporter TIME Michael Lemonick mengatakan, "Jika Anda kurang tidur dan minum kopi, semua yang anda lakukan akan menjadi lebih baik. Reaksi, kewaspadaan, perhatian, bersikap rasional - kebanyakan fungsi kompleks yang terkait dengan kecerdasan."

3. Kurangi resiko diabetes tipe 2

Referensi diabetessolution.co.id
Menurut studi The American Chemical Society, mereka yang minum empat cangkir kopi atau lebih per hari mengurangi kemungkinan terkena diabetes tipe 2 hingga 50 persen. Dengan setiap tambahan satu cangkir, resikonya berkurang 7 persen.

4. Membuat bahagia

Referensi blog.tribunjualbeli.com
National Institute of Health menemukan peminum kopi empat cangkir atau lebih per hari 10 persen lebih kecil kemungkinannya terkena depresi dibandingkan mereka yang tidak pernah minum kopi. Penyebabnya bukan karena kafein. Menurut Honglei Chen, MD, PhD, antioksidan yang terkandung dalam kopi membuat anda merasa
5. Bantu kesehatan hati
Referensi shutterstock.com
Studi tahun 2006 menunjukkan mereka yang minum setidaknya satu cangkir kopi sehari, 20 persen lebih kecil kemungkinannya terkena sirosis hati atau penyakit yang disebabkan konsumsi alkohol berlebihan dan bisa mengakibatkan gagal hati dan kanker.

6. Otak sehat lebih lama

Referensi dreamstime.com
Peneliti dari universitas di South Florida dan Miami menemukan, bahwa mereka yang berusia lebih dari 65 tahun dan memiliki kadar kafein tinggi pada darahnya akan lebih lambat terkena Alzheimer (penurunan daya ingat) dua hingga empat tahun dibanding yang hanya memiliki kadar kafein rendah. Dr. Chuanhai Cao yakin konsumsi kopi dalam jumlah banyak bisa mengurangi resiko terkiena Alzheimer atau setidaknya memperlambatnya.

7. Kurangi risiko kanker kulit

Referensi ms.pngtree.com
Ini hanya berlaku bagi perempuan. Brigham and Women's Hospital dan Harvard Medical School mengikuti 112.897 pria dan wanita selama 20 tahun. Perempuan yang minum tiga cangkir kopi atau lebih per harinya lebih kecil kemungkinannya terkena kanker kulit dibanding mereka yang tidak minum kopi.

8. Kurangi risiko parkinson

Referensi klikdokter.com
ScienceDaily melaporkan kopi bisa membantu pengidap Parkinson (kemerosotan sel syaraf yang mengatur pergerakan tubuh secara bertahap) mengendalikan gerakannya. Selain itu, salah seorang peneliti studi tersebut, Ronald Postuma mengatakan, "Mereka yang minum kopi berkafein lebih kecil resikonya tekena penyakit Parkinson."
9. Melindungi DNA
Referensi fizikist.com
Peneliti di Universitas Kaiserslautern, Jerman menemukan, kopi bisa menembus hingga ke gen manusia. Prof. Elke Richling, pakar kimia bahan pangan dari Universitas Kaiserslautern menerangkan: "Kami bisa tunjukkan, konsumsi kopi secara rutin melindungi DNA. Dalam hal ini bisa berkaitan dengan pencegahan penyakit degeneratif, seperti kanker atau Alzheimer."

10. Perbaiki stamina atlet

Referensi banjarmasin.tribunnews.com
New York Times melaporkan kafein meningkatkan asam lemak dalam aliran darah, yang memungkinkan otot atlet untuk menyerap dan membakar lemak sebagai bahan bakar. Sehingga ada simpanan karbohidrat yang bisa dimanfaatkan saat atlet berlomba atau berlatih.
Sumber : UC News