Sudah Tau? Kapolri Diminta Menangkap Presiden Jokowi, Alasanya Sangat Mengejutkan - BANDAR post

Hot

Rabu, 03 Oktober 2018

Sudah Tau? Kapolri Diminta Menangkap Presiden Jokowi, Alasanya Sangat Mengejutkan

Sudah Tau? Kapolri Diminta Menangkap Presiden Jokowi, Alasanya Sangat Mengejutkan

BANDARpost, Arahan Presiden Joko Widodo untuk relawan berbuah jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 menuai perdebatan. Dalam arahannya kepada relawan, Jokowi meminta agar melakukan kampanye dengan cara yang baik pada pemilihan presiden 2019 mendatang. Kendati demikian, Jokowi juga meminta relawannya tidak takut apabila mendapat serangan dari lawan politik.

Referensi pihak ketiga

Andi Arief mengatakan arahan Jokowi yang meminta para relawannya untuk siap berkelahi jika diajak oleh lawan politik tidak bisa diremehkan.

Partai Demokrat Andi Arief meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk menangkap Joko Widodo karena sudah memerintahkan kekerasan yang bisa mengarah pada perang sipil.

Referensi pihak ketiga

Menurut Andi Arief, Kapolri Tito Karnavian harusnya menangkapnya, lantaran memberikan pidato yang lebih berbahaya daripada terorisme.

Ternyata alasan kenapa kapolri diminta menangkap pak presiden Jokowi sungguh mengejutkan. Pasalnya, para Politisi Partai Demokrat dan sekaligus orang yang sudah pernah menjadi staf kepresidenan di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono,dan Andi Arief mengatakan,dan seharusnya Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menangkap pak Presiden Joko Widodo malam ini karena sudah memerintahkan kekerasan yang bisa mengarah pada perang sipil.

Referensi pihak ketiga

"Jokowi sebagai Presiden di depan relawan secara eksplisit menganjurkan perang sipil.


Saya sangat prihatin dengan anjuran itu.


Kenapa terjadi potensi perang sipil, karena yang bukan relawan akan merespon dengan mempersiapkan segala sesuatu atau ancaman kekerasan serius aeorang


Presiden lewat pendukungnya.


Kalau sampai ada satu saja korban jatuh karena kekerasan atas perintah Presiden Jokowi, bukan tidak mungkin akan ada reaksi balik yang membahayakan hubungan antar warga negara.


Harusnya Kapolri menangkap Presiden Jokowi malam ini karena sudah memerintahkan kekerasan yang bisa mengarah perang sipil.


Lebih berbahaya ketimbang terorisme.


Para Ulama mengajarkan kesabaran, menghindari perkelahian.


Nah Sahabat UCers, sampai disini dulu ya perjumpaan kita kali ini. Jangan lupa klik ikuti kemudian like, share & comment ya. Agar penulis termotivasi untuk memberikan lebih banyak artikel-artikel bermanfaat dan menarik lainnya, sampai bertemu lagi.

Sumber

Tribunnews.com

kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar