Kampanye Jokowi di Kampung Halaman Ditolak Wali Kota Solo. Jokowi Kaget, Ada Apa Ini
Jalan Sehat Bareng Jokowi
BANDARpost, Agenda kampanye berbungkus jalan sehat yang menghadirkan Jokowi di Solo, Minggu, (30/9/2018) ditolak Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo. Car free day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi harus bebas dari kegiatan politik.
Keputusan orang nomor satu menolak agenda jalan sehat berbau kegiatan politik itu harus mendapat acungan jempol. Padahal, agenda politik tersebut akan menghadirkan RI 1 di kampung halamannya sendiri.
Wali Kota Rudy seperti dilansir detik.com, Jumat (28/9/2018) tegas menyatakan, kegiatan politik capres-cawapres maupun parpol peserta pemilu serta organisasi-organisasi berbau politik tidak diperbolehkan bergiatan di CFD.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. detik
Sebagai Ketua DPC PDIP Surakarta, Rudy tidak ingin menjilat ludahnya sendiri dengan melanggar peraturan yang dibuat oleh partainya. Siapapun yang menyelenggarakan kegiatan pengerahan massa hingga puluhan ribu orang itu adalah kampanye.
Mendapat respons penolakan, capres nomor urut 01 itu berkelit dengan mengatakan tidak akan hadir dalam agenda tersebut. Jokowi mengaku hanya ingin tidur, istirahat bertemu keluarga dan bermain bersama cucu.
Presiden Jokowi
Sikap netral Rudy berbeda dengan kepala daerah lainnya yang justru terlihat mencari muka di depan Jokowi. Seperti kasus Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni yang menabrak aturan kampanye. Dalam video yang viral di media sosial, Hendrajoni menyerahkan bantuan uang ratusan juta dengan menekankan nama Jokowi. Kepada sang pemerima, Hendrajoni mempertegas bantuan itu diberikan Jokowi (triaji) .
Sumber : UC News

Tidak ada komentar:
Posting Komentar