Bachtiar Nasir Sebut Kasus Pawai Anak TK Bercadar Dibesar-besarkan Kelompok Islamofobia - BANDAR post

Hot

Selasa, 21 Agustus 2018

Bachtiar Nasir Sebut Kasus Pawai Anak TK Bercadar Dibesar-besarkan Kelompok Islamofobia

Bachtiar Nasir Sebut Kasus Pawai Anak TK Bercadar Dibesar-besarkan Kelompok Islamofobia

BANDARpost , Jakarta – Pemberitaan seputar pawai anak-anak taman kanak-kanak (TK) di Probolinggo mewarnai sejumlah media nasional. Pawai yang diikuti oleh peserta dengan beragam kostum itu dianggap menanamkan paham radikal karena sebagian pesertanya memakai cadar.

Gambar anak-anak bercadar peserta pawai budaya TK Kartika V Probolinggo muncul di berita media-media nasional. Pawai itu sebenarnya diikuti oleh siswa-siswa dengan beragam kostum, termasuk mereka yang mengusung bendera merah putih. Namun, potongan gambar anak-anak bercadar dengan membawa senjata replika mendominasi pemberitaan.

Menanggapi hal itu, Ustaz Bachtiar Nasir menyebutnya fenomena itu terkait dengan islamofobia. “Kalau memang begitu adanya, berarti memang gerakan virus islamofobia betul-betul sudah sampai kepada tahap yang irrasional,” ujarnya saat ditemui di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (20/08/2018).

Menurut pria yang akrab disapa UBN itu kegiatan yang dilakukan anak-anak tersebut tidak semestinya dinilai seperti persepsi orang-orang dewasa. Selain itu, dia menganggap kegiatan itu bukanlah direkayasa oleh kelompok garis keras.

“Saya kira cuma simbolisasinya yang sudah terlanjur dibesar-besarkan oleh kelompok-kelompok islamofobia itu,” tandas UBN.

Sekretaris Jenderal Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) itu menyebut stigma radikal yang dialamatkan ke anak-anak TK yang mengenakan cadar itu kontra produktif bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang Berketuhnan Yang Maha Esa, sila pertama Pancasila. Sementara, Pancasila diketahui disusun oleh ulama-ulma Islam yang memperjuangkan Islam.

“Islamophobia seperti ini akan dengan sendirinya akan mendegradasi nasionalisme kita sendiri. Apalagi kalau sampai anak-anak sampai dibuat ketakutan seperti ini,” tukasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Imam S.

Sumber : Kiblat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar