Takut Hasil Kerja Menteri PUPR Diklaim 'Para Pembual', Budiman Sudjatmiko DIHAJAR Elisa
BANDARpost, Lini masa Twitter, Senin 9 Juli 2018 ramai setelah akun @ApriliaLin mengunggah foto Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat memeriksa trotoar di sepanjang Jalan Sudirman Jakarta.
"Menteri PUPR turun tangan merapikan Jakarta.
Ndak berminat rangkap jabatan sebagai Gubernur, Pak?
Please 🙏🙏🙏," tulis April, Sabtu, 7 Juli 2018.
Menteri PUPR turun tangan merapikan Jakarta.
Ndak berminat rangkap jabatan sebagai Gubernur, Pak?Please 🙏🙏🙏 pic.twitter.com/mwcyP9kOOz
— Aprilia (@ApriliaLin) July 7, 2018
Kicauan Aprilia ini menjadi perhatian warganet setelah direspon anggota DPR dari PDI P, Budiman Sudjatmiko.
"Jgn terlalu rajin mberesin Jakarta, pak Basuki. Nanti bapak yg kerja, hasilnya diklaim oleh pembual2 itu," tulis Budiman.
Jgn terlalu rajin mberesin Jakarta, pak Basuki. Nanti bapak yg kerja, hasilnya diklaim oleh pembual2 itu. https://t.co/jRdOD9bhpg
— Budiman Sudjatmiko (@budimandjatmiko) July 7, 2018
Cuitan Budiman langsung direspon keras aktivis perkotaan, Elisa Sutanudjaja.
Ehhh BUSET!
Ada jalan2 di Jakarta berstatus JALAN NASIONAL yang jadi tanggung jawab KemenPU juga!
Memang itu sudah jadi kewajiban Pak Menteri.
Dan wakil rakyat terhormat satu ini malah minta Pak Menteri jangan rajin? Hanya ‘cuma krn takut diklaim’? O M G!😱😱😱 https://t.co/zPIP9TeNYZ
— Elisa Sutanudjaja (@elisa_jkt) July 8, 2018
Coba kalau gak ada KemenPU bisa jadi kemarin2 ndak bisa klaim ‘betapa indahnya’ kloset di rusunawa pasca penggusuran paksa.
Inpoh aja: Rusunawa Jatinegara Barat dan Rawa Bebek itu yang bangun KemenPU!
— Elisa Sutanudjaja (@elisa_jkt) July 8, 2018
KemenPU juga yang diperintahkan Presiden untuk bertanggungjawab soal infrastruktur Asian Games di Jakarta, mulai dari urusan venue sampai Wisma Atlet!
Kalau beliau gak rajin dan giat hingga tidak selesai, mau ditaruh dimana MUKA BANGSA?
— Elisa Sutanudjaja (@elisa_jkt) July 8, 2018
13 sungai yang lewat Jakarta saja ada yang jadi tanggung jawab KemenPU (Ditjen Sumber Daya Air dan BBSCC)!
Terus menterinya dibilang “jangan terlalu rajin”? 😱😱
— Elisa Sutanudjaja (@elisa_jkt) July 8, 2018
Perawatan jalan layang tertentu di Jakarta saja ada yang jadi tanggung jawab Ditjen Bina Marga KemenPU!
Terus menterinya diminta ‘jangan terlalu rajin’??
😱😱😱
— Elisa Sutanudjaja (@elisa_jkt) July 8, 2018
Untung pas jaman Pak Djoko Kirmanto jadi Menteri PU kagak ada yang bilang beliau agar ‘jangan terlalu rajin nanti diklaim Sutiyoso’.
Kalau tidak, jangan2 tuh Kanal Banjir Timur baru selesai setelah 2 abad desain Van Breen!— Elisa Sutanudjaja (@elisa_jkt) July 8, 2018
Mbok ya sebagai wakil rakyat harusnya dorong agar KemenPU dan Pemprov DKI serta Bodetabekpunjur bersinergi lebih baik utk menyelesaikan banyak masalah megapolitan. Dari soal manajemen DAS, jaringan jalan hingga pertahanan pesisir. Lah ini diminta ‘jangan terlalu rajin’.
— Elisa Sutanudjaja (@elisa_jkt) July 8, 2018
Itu Lingkeran Semanggi aja asal muasalnya dari studi bareng JICA dan Ditjen Bina Marga KemenPU.
Kalau KemenPU kurang rajin, bisa kagak ada tuh desain (walau gubernur saat itu malah mengambil opsi yg tdk dianjurkan oleh studi 😅).
— Elisa Sutanudjaja (@elisa_jkt) July 8, 2018
Demi alasan ‘supaya tidak diklaim hasil kerjanya di Jakarta’, seorang wakil rakyat memberikan saran pada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar jangan terlalu rajin dalam mengerjakan tanggung jawab dan kewajiban Kementerian.
— Elisa Sutanudjaja (@elisa_jkt) July 8, 2018
Ya kita semua tahu sih kualitas wakil rakyat di DPR, tak semua baik.
Tapi (mohon koreksi jika salah) rasanya, BARU KALI INI ada wakil rakyat yang menyarankan kepada Menteri dari Kementerian Teknis untuk jangan terlalu rajin, hanya karena ‘supaya hasil kerja gak diklaim’.
— Elisa Sutanudjaja (@elisa_jkt) July 8, 2018
Kicauan Elisa juga ditanggapi warganet lain.
Gak usah dipilih wakil rakyat yg begini. Tujuan bekerja untuk menentukan siapa yg berhak klaim doang. Cih! https://t.co/zVCeDmGmVo
— Notaslimboy (@NOTASLIMBOY) July 8, 2018
Dikutip dari tribun, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, penataan jalan dan trotoar Jalan Sudirman akan rampung pada akhir Juli 2018.
Hal tersebut, guna mendukung kesiapan pelaksanaan Asian Games ke-18 yang akan berlangsung pada 18 Agustus 2018.
Menteri Basuki meninjau langsung pekerjaan penataan jalan dan trotoar Jalan Sudirman dengan berjalan kaki kurang lebih 3 kilometer mulai dari Patung Pemuda Senayan hingga Hotel La Meridien, Jumat 6 Juli 2018.
"Kita prioritaskan jalan sudah selesai 100 persen tanggal 21 Juli 2018 dan tanggal 31 Juli akan dihentikan semua. Semuanya sudah bersih dan rapi, tidak ada lagi pembatas jalan, karena tamu Asian Games mulai sudah datang," kata Menteri Basuki.
Sumber : PORTAL ISLAM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar