Kecewa Karena Hanya Tumbuh Daun Saja? Coba Lakukan Hal Ini Agar Pepaya Bisa Berbuah
Sumber: kabartani.com
BANDARpost, Pepaya merupakan tanaman yang sudah tidak asing di Indonesia. Buah pepaya pun banyak digemari karena manfaatnya baik untuk kesehatan. Bahkan ada yang menanam poho pepaya di pekarangan rumah.
Buah pepaya memiliki manfaat yang banyak untuk kesehatan manusia. Hal yang paling menakjubkan, ternyata pepaya bisa berguna untuk mengatasi kanker. Dilansir dari manfaat.co.id (retrieved, 02/07/2018), buah pepaya mengandung antioksidan likopen yang mampu mengurangi radikal bebas penyebab kanker.
Tetapi kadang ada yang kecewa ketika menanam pepaya. Tanaman bisa tumbuh, dengan daun yang banyak, bahkan batang tinggi menjulang namun ada yang mengalami tanaman pepaya sulit berbuah. Sebenarnya ada hal mudah yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah.
Dilansir kabartani.com (retrieved, 01/07/2018), pemangkasan dapat dilakukan bukan hanya pada tanaman yang baru, namun juga pada tanaman yang sudah tua dan tidak produktif lagi. Sehingga akan tumbuh tunas baru dan dengan tunas muda tersebut tanaman pepaya akan berproduksi lagi.
Sumber: warasfarm.wordpress.com
Namun tentu saja ada tata cara yang sesuai agar Anda bisa mendapat hasil yang diharapkan. Berikut ini, langkah-langkah pemangkasan tanaman pepaya agar berbuah dan tumbuh pendek sehingga terjangkau untuk dipanen, antara lain:
Siapkan tanaman pepaya yang akan Anda lakukan pemangkasanUntuk tanaman yang sudah lama dan tinggi menjulang, pangkas bagian kuncup atau pupus daun paling muda sekitar 1 meter sehingga tanaman pepaya lebih pendek. Lalu tunggu kurang lebih 10 hari sampai tunas-tunas baru tumbuh.Setelah tunas tumbuh, potong batang tanaman pepaya. Sisakan tinggi batang pepaya kurang lebih 15 cm dari permukaan tanah.Setelah itu biarkan tanaman yang telah kita pangkas selama 7 hari atau sampai muncul lagi tunas tunas yang baru.Setelah masa 7 hari dan tunas telah mulai tumbuh, lakukan penyeleksian tunas.Kemudian pilih satu tunas yang kita anggap paling sehat dan paling bagus. Sisanya kita pangkas atau kita buang.Sisakan hanya satu tunas, dengan tindakan ini maka zat makanan hanya mengalir ke satu tunas sehingga pertumbuhan tanaman lebih cepat dan akan menghasilkan buah yang Anda idamkan.(Ida Fauziah)
Sumber: harianpilar.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar