Program KJ 4 Masuk Akal bagi Warga Lampung

BANDARpost, Ratusan warga Tanjungbintang, Lampung Selatan, Lampung, beberapa waktu lalu tampak antusias dengan pemaparan program Kartu Jaminan 4 (KJ 4)KJ 4 yang meliputi Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, dan Usaha Mandiri mendapat tempat di hati masyarakat. Sepertinya masyarakat optimis program tersebut bisa direalsasikan untuk masyarakat Lampung.
Program Kartu Jaminan 4 (KJ 4) sudah mulai mendapat respon positif di hati masyarakat Lampung. Mungkin salah satu indikatornya ialah saat ini warga Lampung membutuhkan program-program yang masuk akal dan mudah direalisasikan.
Sepertinya saat ini warga Lampung tidak butuh program yang hanya tertulis di atas kertas, tapi musthail direalisasikan. Sama saja melakukan pembodohan terhadap rakyat.
Warga saat ini sudah mulai cerdas dalam menyikapi segala bentuk janji-janji palsu yang hanya berakhir tanpa ada aksi nyata.
Dalam pandangan masyarakat, program KJ 4 memang sejalan dengan apa yang dibutuhkan Lampung saat ini. Memang kesannya hanya empat poin, tapi KJ4 sudah bisa menjawab keluahan-keluhan masyarakat.
Hal tersebut terlihat saat pertemuan yang dihadiri ratusan warga di Lampung Selatan. Saat manfaat KJ 4 dipaparkan kepada warga, semuanya langsung yakin dan menginginkan hal itu segera terealisasi.
Salah stau program KJ 4 yang disampaikan kepada warga Lampung Selatan adalah jaminan sekolah dari SD sampai sarjana. Pendidikan gratis sudah ditanggung Pemerintah Pusat, kini giliran KJ 4 yang akan menjaminan pakaian, ongkos dan juga kebutuhan sekolah lainnya.
Tak hanya itu, KJ 4 juga akan mendorong bagi warga miskin untuk menempuh pendidikan hinga sarjana. KJ 4 akan memberikan fasilitas kuliah bagi warga miskin.
Kita bisa menyimpulkan, program yang disusun betul-betul pro rakyat, tidak akan sulit untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat. Masyarakat bisa menilai mana program yang serius dan mana program yang abal-abal. Mana yang sekadar janji dan mana yang betul-betul dijalani.
Dalam helatan Pemilihan Lampung saat ini, masyarakat harus bisa menilai seseorang kandidat dengan gagasan dan programnya. Karena salah memilih, akan berdampak buruk terhadap masyarakat, lima tahun menanggung ruginya.
Sumber : Kumparan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar