Misteri Peradaban Tinggi Jutaan Tahun Lalu Ditilik Dari Al Qur'an dan Bukti Arkeologis - BANDAR post

Hot

Senin, 30 April 2018

Misteri Peradaban Tinggi Jutaan Tahun Lalu Ditilik Dari Al Qur'an dan Bukti Arkeologis

Misteri Peradaban Tinggi Jutaan Tahun Lalu Ditilik Dari Al Qur'an dan Bukti Arkeologis

BANDARpost, Pada tahun 1917 para arkeolog terkejut dengan penemuan fosil tidak lazim, yaitu cetakan sepatu yang telah membatu. Berdasarkan sistem perhitungan penanggalan, usia fosil yang tercetak di batu tersebut sudah mencapai jutaan tahun yang lalu.

sumber dan gambar: ancient-code.com

Memang sangat tidak masuk akal, tetapi itulah kenyataan dari bukti penemuan di lokasi pertambangan, Albert E. Knapp, di Nevada pada Januari 1917 (sumber: ancient-code.com/the-200-million-year-old-shoeprint-time-to-rewrite-history).

Lalu bagaimana dengan fosil sekrup yang tertanam di batu. Penemuan yang menggemparkan dunia pada tahun 90an itu masih menjadi perselisihan panjang para ahli. Pasalnya, fosil yang sudah berusia 300 juta tahun itu masih dalam penyelidikan, apakah itu merupakan spesies makhluk laut atau benda buatan makhluk yang memiliki kecerdasan?

Fosil sekrup yang ditemukan pada tahun 1990 masih jadi perdebatan hingga saat ini (sumber gambar: www.babatpost.com)

Lalu, bagaimana penjelasan mengenai logam aneh yang ditemukan di Salzburg? Petroglyphmammoth yang digambar oleh manusia?

Petroglyph mammoth yang digambar oleh manusia

Maupun beberapa petroglyph yang memperlihatkan binatang purba?

Temuan arkeologis ini secara langsung meruntuhkan teori evolusi yang dikemukakan oleh Charles Darwin. Menurut teori para evolusionis, manusia modern bermula dari sesosok kera yang disebut Australopithecus. Mereka hidup sekitar satu hingga empat juta tahun yang lalu. Dikutip dari peneliti.id/australopithecus/, walaupun jenis manusia purba itu mirip dengan kera, tetapi mereka dapat berjalan dengan tegak seperti manusia (ungkapan dari peneliti anatomi tingkat dunia Lord Solly Zuckerman dan Prof. Charles Oxnard).

Para pendukung teori evolusi Darwin yakin, kalau pada sekitar 1 juta tahun yang lalu nenek moyang manusia belum berbudaya. Mereka hidup dengan bertengger di atas pohon dan turun ke tanah sesekali untuk mencari biji-bijian yang bisa dimakan.

Apa yang terjadi ketika penemuan arkeologis berumur jutaan tahun terungkap? Mereka diam seribu bahasa. Dikutip dari sebuah artikel kanzunqalam.com, dalam menganalisis misteri kebudayaan yang berumur jutaan tahun ini, setidaknya ada tiga pendapat, yaitu:

Pertama: peninggalan-peninggalan yang berasal dari jutaan tahun tahun itu berasal dari makhluk berakal. Menurut perkiraan, Nabi Adam muncul bersamaan dengan Homo Sapiens sekitar 200.000 tahun yang lalu. Makhluk yang diperkirakan muncul sebelum Adam ini bertabiat buruk, suka berperang dan membuat kerusakan di Bumi. Pendapat ini didasarkan atas dialog antara Allh SWT dengan para malaikat melalui surat Al Baqarah ayat 30, yang berbunyi:

"Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui"

Ayat ini menjelasakan bahwa Allah jalla wa 'alaa menjadikan manusia yaitu Adam 'Alaihisshalatu wassalam sebagai "khalifah" (pengganti) di muka bumi, yaitu menggantikan mereka yang berbuat kerusakan dan tidak istiqamah (dalam mengerjakan perintah Allah Ta'ala). Perkataan malaikat ini adalah dalil bahwa sudah ada kaum yang melakukan kerusakan di muka bumi, mereka masih menghuni bumi sehingga malaikat berkata sesuai apa yang sedang terjadi di muka bumi. Atau bisa juga kaum tersebut telah keluar dari bumi, dan malaikat menceritakan kelakuan mereka di muka bumi dahulu. Hingga kemudian Allah SWT mengabarkan kepada mereka bahwa Dia lebih mengetahui apa yang tidak diketahui oleh para malaikat. Bahwasanya khalifah yang menggantikan mereka akan berhukum di muka bumi dengan syari'at dan agama Allah, menyebarkan dakwah tauhid, mengikhlaskan peribadatan dan beriman kepada-Nya (dikutip dari muslim.or.id/27258-apa-makna-khalifah-di-muka-bumi.html).

Kedua: kembali ke penjelasan dari kanzunqalam.com, teori kedua mengatakan kalau peninggalan modern jutaan tahun lalu sejatinya berasal dari Bani Adam (keturunan Adam). Dengan kata lain, mereka berpendapat kalau kehadiran Nabi Adam sudah mencapai jutaan tahun lamanya. Hal ini dipertegas dengan hadits Al Bukhari yang mengatakan kalau tinggi Nabi Adam mencapai 60 Hasta atau sekitar 30 meter. Di mana proses untuk menjadi keadaan manusia sekarang diperlukan waktu yang sangat lama.

Ketiga: Teori ketiga mengatakan kalau peninggalan tersebut ada yang berasal dari Bani Adam, di mana mereka sudah berbudaya selama jutaan tahun yang lalu, tetapi ada juga yang berasal dari makhluk berakal sebelum Nabi Adam, sebagaimana yang sudah disampaikan dalam surat Al Baqarah ayat 30.

Dari ketiga pendapat di atas, mungkin ada sebuah titik temu antara kehidupan Nabi Adam hingga bencana yang dialami oleh kaum Nabi Nuh, yang terjadi sekitar masa 11.000 sebelum masehi. Rentang waktu itu sangat lama, yakni mencapai ratusan ribu hingga jutaan tahun lamanya. Mungkin wajar jika ada yang mengatakan kalau sebelum terjadinya bencana dunia di masa Nabi Nuh, sesungguhnya manusia telah mencapai peradaban tertinggi.

Baghdad Battery, kendi penghasil listrik yang kini berada di musium Irak (sumber gambar: atlasobscura.com)

Jika iya, peradaban teknologi tinggi seperti apa yang mereka alami? Mungkin peradaban yang tidak seperti kita bayangkan (adanya handphone, internet dll), mungkin saja peradaban dengan teknologi di luar imajinasi kita. Contohnya seperti Baghdad Battery, sebuah kendi penghasil listrik yang berasal dari zaman kuno yang kini berada di musium Irak.

Wallahu a’lamu bishshawab

Referensi:

Smith.edu/hsc/museum/ancient_inventions/battery2.htmlancient-code.com/the-200-million-year-old-shoeprint-time-to-rewrite-historyIslamqa.info/en/20612Muslim.or.id/27258-apa-makna-khalifah-di-muka-bumi.htmlTechno.okezone.com/read/2015/04/11/56/1132557/fosil-sekrup-300-tahun-diklaim-sebagai-bukti-peradaban-alienBabatpost.com/2015/04/12/4243-fosil-sekrup-300-tahun-diklaim-sebagai-bukti-peradaban-alien.htmlElixirofknowledge.com/2014/10/the-salzburg-cube.htmlLithiccastinglab.com/gallery-pages/2015marchmammothpetroglyphspage1.htmPaleo.cc/ce/dino-art.htmGenesispark.com/exhibits/evidence/historical/ancient/dinosaur/Peneliti.id/australopithecus/Swift, Dennis. 2006. "Secrets of the Ica Stones and Nazca Lines"

Dikutip dari:

kanzunqalam.com/2011/01/04/misteri-arkeologis-di-tengah-puing-reruntuhan-teori-evolusi/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar