46 Pulau di Lampung akan Diverifikasi
Ilustrasi.
Verifikasi untuk memastikan data pulau tahun lalu.
BANDARpost , BANDAR LAMPUNG -- Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai Badan Informasi Geospasial (PPKL-BIG) Indonesia, akan melakukan verifikasi sebanyak 46 pulau yang tersebar di Provinsi Lampung. Verifikasi tersebut untuk memastikan data pulau yang sudah diperoleh pada tahun lalu.
Kepala Bagian Humas dan Komunikasi Publik Biro Protokol dan Humas Pemprov Lampung Heriyansyah membenarkan PPKL-BIG akan memverifikasi pulau-pulau di Lampung yang datanya sudah diperoleh sejak tahun lalu. ''Ada 46 pulau di Lampung yang akan diverifikasi lagi,'' kata Heriyansyah, Ahad (4/2).
Ia mengatakan berdasarkan keterangan Kepala PPKL-BIG Muhtadi Ganda, verifikasi dan pembakuan nama tersebut membutuhkan waktu selama dua hari. Pulau-pulau yang telah didata tahun lalu, tersebar di 13 pulau di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, dan 33 pulau lainnya berada di Kabupaten Tanggamus.
Dalam kunjungannya ke Lampung, Muhtadi Ganda mengatakan, wilayah Indonesia memiliki sebanyak 17.499 pulau. Jumlah pulau tersebut menjadi wajib dilaporkan kepada United Nationwide Conference On Standardisasi On Of Geographical Named (UNCSGN) di bawah naungan PBB.
Menurut dia, hingga 2017 BIG baru melaporkan 16.056 data pulau bernama dan titik koordinatnya. Pembakuan untuk pengembangan sosial ekonomi, wisata, dan acuan batas administrasi di daerah sehingga harus terintegrasi.
Asisten I Pemerintah Provinsi Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hery Suliyanto menyatakan, jumlah pulau yang tersebar di wilayah Lampung sebanyak 132 pulau. Ratusan pulau tersbeut dinilai pulau kecil yang belum dikenali. Padahal, pulau-pulau tersebut memiliki potensi sumber daya alam yang besar.
Mengenai verifikasi pulau-pulau yang ada di Lampung, ia mengatakan hal tersebut sebagai acuan nasional dan bersifat staretegis dalam pengambilan keputusan berbagai pihak. Langkah itu juga berguna untuk menghindari perdagangan daratan-daratan kecil kepada pihak asing.
BIG akan turun langsung untuk memantau pulau, tim akan melibatkan masyarakat sekitar pulau yang lebih memahami kondisi geografis. Sehingga pulau-pulau yang belum dikenali dapat didata dan diverifikasi potensinya.
Sumber : Republika.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar