PKB Deklarasikan Arinal-NunikPAN Ancam Hengkang - BANDAR post

Hot

Rabu, 20 Desember 2017

PKB Deklarasikan Arinal-NunikPAN Ancam Hengkang

PKB Deklarasikan Arinal-NunikPAN Ancam Hengkang

10Berita – Peta politik jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2018 bakal berubah. Beredar kabar akan ada deklarasi pasangan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur di kantor DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hari ini.Dari informasi yang diperolehRadar Lampung, deklarasi dilaksanakan di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh 9, Jakarta Pusat, pukul 14.00 WIB.Radar Lampungpun mendapat undangan untuk menghadiri konferensi pers usai deklarasi tersebut. Saat dikonfirmasi, baik Arinal maupun Nunik –sapaan Chusnunia Chalim– tidak menyangkal adanya deklarasi tersebut.Tetapi, Arinal berikut jajaran pengurus DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) kompak tidak membeberkan adanya deklarasi tersebut. ’’Maaf,lagi rapat dengan ketua umum DPP Golkar,” kata Arinal kepada koran ini melaluiWhatsApp Messengerkemarin. Ketika didesak soal deklarasi, dia tidak membenarkan atau menyangkal. ’’Hehe,”jawabnya.Koran ini mencoba menelepon Arinal untuk konfirmasi, namun berkali-kali, ketua DPD I Partai Golkar ini tidak menjawab.Nunik juga senada. Dia tak menyangkal adanya deklarasi. ’’Ih, masak sih?Kok Radarduluan yang tahu?” ucapnya.Sayangnya, bupati Lampung Timur ini tidak meladeni pertanyaan soalrencana deklarasi serta pilihannya maju pilgub.Sumber tepercaya di internal Golkar mengatakan, deklarasi akan digelar pukul 14.00 WIB hari ini di kantor DPP PKB. ’’Kita masihsafetydulu. Nanti kalau sudah deklarasi, baru kita rilis (ke media massa). Deklarasinya untuk mendaftar ke KPU, jadi pakai formulir B1 KWK,” terang salah satu petinggidi Partai Golkar yang meminta namanya tidak disebutkan di koran.
Namun, kalangan DPW PKB Lampung justru mengaku belum tahu. Anggota DPRD Lampung asal Fraksi PKB Midi Iswanto mengatakan, sampai sekarang DPW PKB mengusulkan Mustafa sebagai satu-satunya cagub ke DPP.”Rekom Arinal juga belumditembuskan ke DPW. Jadi sampai saat ini kami masih mengusulkan Mustafa sebagai satu-satunya cagub ke DPP,” ujarnya, kemarin.Keyakinan Midi soal deklarasi Arinal-Nunik juga sudah ditanyakan ke Sekretaris DPW PKB Lampung Oktarijaya. Menurut Midi, jajaran Pengurus DPW PKB juga tidak tahu soal deklarasi tersebut.”Saya sudah kontak Sekretaris DPW Pak Okta.Dia mengaku tidak tahu soal deklarasi ini dan pemberitahuan resmi ke DPW PKB. Kata dia, jelek-jelek gini saya sekretraris partai. Masak ada deklarasi cagub dan cawagub kami  kok tidak ada pemberitahuan ke DPW,” kata Midi mengutippernyataan Oktarijaya.Secara kelembagaan, sambung dia, seharusnya ada pemberitahuan ke DPW. ”Kalaupun ada info besok ada deklarasi, memangnya Arinal  itu siapa? Ke kantor DPW PKB saja tidak pernah. Komunikasi tidak ada,” pungkasnya.Terpisah, kabar deklarasi Arinal-Nunik langsung memantik reaksi dari Partai Amanat Nasional (PAN). Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PAN Lampung Irfan Nuranda Djafar mengatakan, dirinya telahmendapatkan informasi adanya deklarasi ini secara langsung dari Arinal.Kata Irfan, dia bertemu Arinal di Hotel Sultan, Jakarta, tempat digelarnya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar semalam. ”Pak Arinalngomongke saya. Katanya, besok deklarasi di PKB,” ujar Irfan melalui telepon genggamnya.Atas kabar tersebut, Irfan mengaku kecewa.”Sebaiknya (deklarasi Arinal-Nunik) dibicarakan dulu dengan partai koalisi. Sesuai kesepakatan soal bakal calon wakil gubernur ini akan dibicarakan dulu dengan seluruh partai koalisi. Kalau PKB langsung deklarasi, ya mungkin internal PKB sendiri saja barangkali,” ujar mantan bupati Lampung Timur ini.

Irfan mengatakan, PAN tetap konsisten mengajukan tiga nama bakal calon wakil gubernur untuk Arinal. Selain dirinya, ada nama Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung Agus Bakti Nugroho dan Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan.”Ya tetaplah, kita konsisten!” ucapnya.Ketua DPP PAN Yandri Susanto juga langsung mengeluarkan ultimatum terhadap Arinal. Bahkan, PAN yang sudah mendeklarasikan Arinal terlebih dahulu di Rumah Makan Kayu Bandarlampung pada 6 Oktober lalu mengancam hengkang dari koalisi. Serta mencabut surat rekomendasi 051/PILKADA/IX/2017 tanggal 9 September 2017 yang merekomendasikan Arinalsebagai calon gubernur.”Itu hak dia untuk deklarasi, kami tidak bisa melarang dan menghambat. Kami menghormati sebagai proses demokrasi. Tapi apakah PAN masih ada dalam koalisi (setelah deklarasi), belum tentu. Karena bagian dari komitmen PAN dan dia adalah untuk membicarakan calon wakil gubernur,” kata Yandri melalui telepon genggamnya.Sekretaris DPW PAN Lampung Ahmad Iswan A. Caya juga menegaskankeluarnya partai berlambang matahari ini dari koalisi pengusung Arinal.”Ini dinamika yang terjadi.Orang punya sikap, kita juga punya sikap. Dia memutuskan wakil tanpa kompromi. Kami dari awal setia dengan Arinal, tapi dia jalan sendiri dan tidak kompromi dan minta pendapat PAN soal wakil. Dia yang melanggar komitmen itu, jadi PAN mengambil sikap tegas. Kami sudah melapor ke DPP PAN dan meminta rekomendasinyadicabut,” tegas Iswan.Iswan dan Ketua DPW PAN Lampung Zainudin Hasan melaporkan ke DPP PAN sesaat setelah mendapat kabar bahwa Arinal akan melakukan deklarasi dengan PKB. Dengan kondisi Arinal melanggar komitmen itu, maka PAN bersikap.”Tidak ada kompromi, dia juga lebih mementingkan EO-nya untuk memenangkan pilgub, sedangkan partai tidak diberdayakan,” lanjutnya.Selanjutnya, PAN akan mengalihkan dukungan kepada kandidat lain.”Kami akan sampaikan ke DPP soal pengalihan dukungan. Kami melihat elektabilitas yang bakal menang dan melihat aspirasi masyarakat bawah. Nanti kami cermati dengan matang ke depan siapa yang masuk kriteria.(dna/gus/c1/wdi)

Sumber : Radar lampung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar