Banjir Teratasi, Warga RW 06 Jati Padang Ganti Nama Jadi Kampung Baswedan - BANDAR post

Hot

Sabtu, 23 Desember 2017

Banjir Teratasi, Warga RW 06 Jati Padang Ganti Nama Jadi Kampung Baswedan

Banjir Teratasi, Warga RW 06 Jati Padang Ganti Nama Jadi Kampung Baswedan

BANDARpost – Warga RW 06 Jati Padang, Jakarta Selatan, menggelar syukuran dan doa bersama peresmian pembangunan Tanggul Baswedan. Warga sepakat nama wilayah mereka jadi Kampung Baswedan di Taman Pendidikan Alquran (TPA) Sabili, RT 03 RW 06, Jati Padang, Jakarta Selatan, Jumat (22/12).

Syukuran dan doa bersama ini dibanjiri oleh Warga Jati Padang yang hadir memenuhi lokasi.

Hadir dalam peresmian tersebut Lurah Jati Padang Noviant Wijanarko, Camat Pasar Minggu Agus Irwanto, Ketua RW 06 Jati Padang Arief Syarifuddin dan tokoh-tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Agus mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Anies Mereka menilai Anies sangat perhatian saat tanggul Kali Pulo di RT 03 Jati Padang jebol sehingga membuat rumah warga kebanjiran.

“Namanya Tanggul Baswedan. Ini ide nyeletuk saja dari saya dan ini disetujui oleh seluruh warga masyarakat karena beliau (Anies) sangat atensi, peduli dan perhatian kepada masyarakat khusunya di RW 06,” kata Agus.

Menurut dia, tidak hanya Tanggul Baswedan, warga di RW 06 Jati Padang Juga sudah sepakat wilayah mereka dinamai Kampung Baswedan.

“Jadi sudah setuju nih Kampung Baswedan?” tanya Agus. “Setujuuu!” sahut warga yang hadir, bersamaan.

Tak hanya nama kampung, nantinya di lokasi Tanggul Baswedan juga akan diletakkan prasasti sebagai rasa terima kasih warga kepada Anies.

“Kemarin masalah prasastinya sedang diperbaiki, akan kita taruh di situ prasasti,” ujar Agus.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua RW 06 Jati Padang Arief Syarifuddin. Dia menyatakan, acara syukuran dan doa bersama itu adalah keinginan warga.

“Jadi ini adalah permintaan dari warga, karena bersyukur dan terima kasih atas kepedulian dan tanggapnya gubernur kita yang selama ini memang tanggapnya kurang. Tapi setelah adanya Pak Anies langsung dibuat tanggul permanen,” ujarnya.

“Warga sekitar meminta untuk memberi nama Tanggul Baswedan. Malahan ada yang minta diganti jadi Kampung Baswedan. Di sini kan terkenalnya kampung air. Nanti kalau kampung air, banjir-banjir lagi. Makanya minta diganti Kampung Baswedan. Mudah mudahan bisa disampaikan pak camat, pak lurah. Sudah tanggulnya Tanggul Baswedan, kampungnya juga Baswedan,” tutup Arief. (Swa/Ram)

Sumber : Eramuslim 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar