Buku Kosa Kata Al-Quran Yang Dibaca Setnov Saat Kunjungan Mata Najwa Menjadi Dosa Besarnya
BANDARpost, Setelah viral praktik jual beli sel mewah di Lapas Sukamiskin, akhirnya membuat salah satu presenter terkenal Najwa Shihab, melangkahkan kakinya untuk mengunjungi lapas tersebut.
Melalui akun instagramnya, ia membagikan momen ketika ia mengunjungi lapas tersebut.
Disana ia bertemu dengan para koruptor, salah satunya adalah Setya Novanto.
Nampaknya Novanto masih menyandang gelar sebagai raja drama, setelah bermain drama kecelakaan dan kepala benjol sebesar bakpao, kini di dalam penjara, nampaknya ia masih saja berulah.
Beberapa kejanggalan tersebut diantaranya adalah.
Papan nama yang terlihat baru, padahal dirinya sudah 3 bulan mendekam di lapas tersebut.
Sumber : grid.id
Didalam sel Novanto terdapat benda - benda mencurigakan, salah satu contohnya adalah parfum perempuan, hal tersebut tentu membuat dugaan kuat bahwa lapas tersebut bukanlah milik Novanto.
Sumber : grid.id
Tidak adanya tumpukan baju yang menandakan lapas itu sudah lama ia huni, dan anehnya lagi, orang sekelas Novanto mau menyantap mie instan seharga 2000 rupiah.
Sumber : grid.id
Saat Najwa hendak memasuki sel, Novanto terlihat sudah siap seolah - olah menandakan dirinya sudah mengetahui jika Najwa Sihab akan mengunjungi dirinya.
Sumber : grid.id
Parahnya lagi, Novanto bersandiwara dengan membaca buku "Kosa Kata Al-Quran," seolah - olah menggambarkan dirinya kini sudah bertobat.
Sumber : grid.id
Nampaknya kecurigaan tersebut terjawab kebenarannya ketika Kemenkumham menyatakan jika sel milik Novanto tersebut adalah PALSU.
Kenapa sih pemerintah masih memberi kesempatan para koruptor untuk menghirup udara segar?
Kenapa pemerintah tidak menerapkan hukuman mati kepada koruptor seperti halnya yang sudah diterapkan di negera Asia lainnya.
Pasti lagi - lagi karena alasan HAM, coba deh berpikir ulang, kemana rasa perikemanusiaan para koruptor tersebut ketika mereka memakan uang rakyatnya sendiri, sedangkan rakyatnya untuk makan sesuap nasi saja susah?
Padahal negara sudah dirugikan triliunan rupiah dari kasus korupsi, tapi tetap saja pemerintah masih kasih kendor kepada para koruptor.
Sumber : www.grid.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar